Breaking News:

Dukung Peningkatan Produktivitas Industri, Indosat Ooredoo Hadirkan IoT Smart Manufacturing

Upaya Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dalam mendukung peningkatan

Istimewa/TribunJatim.com
Indosat Ooredoo tingkatkan produktivitas industri saat pandemi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Upaya Indosat Ooredoo sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia dalam mendukung peningkatan produktivitas industri ditengah pandemi dengan Koneksi IoT (Internet of Things) terus dilakukan.

Yang terbaru, upaya tersebut diimplementasikan melalui kehadiran "IoT Smart Manufacturing".

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena.

Baca juga: Stok Gas Elpiji 3 Kg Mengalami Kelangkaan di Sejumlah Kios di Kabupaten Bondowoso, Ini Kata Pemkab

"Melalui Indosat Ooredoo Business, kami telah menghadirkan sebuah inovasi IoT (Internet of Things) terbaru, yaitu “IoT Smart Manufacturing”, yang mana merupakan sebuah layanan yang dapat meningkatkan produktivitas dengan koneksi IoT (Internet of Things) andal bagi seluruh industri bisnis manufaktur," ujar Bayu, Jumat (27/11/20).

Diakuinya, selain erat dengan Revolusi Industri 4.0, IoT (Internet of Things) sendiri memang sejatinya telah dipercaya menjadi salah satu inovasi teknologi yang mampu meningkatkan performa bisnis, termasuk industri manufaktur.

Apalagi, kata Bayu, hal itu juga sejalan dengan kondisi di masa pandemi yang masih melanda sampai saat ini, yang memaksa semua sektor industri untuk go digital sehingga membuat para pelaku bisnis memerlukan peran IoT (Internet of Things) untuk menjaga proses produksi dan distribusi agar berjalan lebih efektif dan efisien.

Berkaca dari hal itu, lanjutnya, maka kini dengan hadirnya “IoT Smart Manufacturing”, pelanggan pada industri bisnis manufaktur dapat dengan mudah mengelola bisnis, memastikan seluruh alur produksi berjalan dengan optimal, hingga memantau kondisi aset perusahaan secara berkala.

"Lebih dari itu, dengan menerapkan “IoT Smart Manufacturing” sekaligus diharapkan dapat mengurangi biaya operasional agar lebih terjangkau," imbuhnya.

Bayu menjelaskan, IoT Smart Manufacturing mampu memantau performa mesin produksi secara real-time dan akurat di berbagai industri manufaktur, industri bahan kimia, otomotif, tekstil, obat-obatan, dan lainnya dengan salah satu fitur andalan, yakni “Smart Productivity”.

Fitur “Smart Productivity” itu, dikatakan Bayu dapat memonitor performa mesin dalam industri manufaktur yang menggunakan aplikasi (AI Dashboard), perangkat keras (hardware), design solution, installation & setup, serta managed service operational.

"Kesimpulannya, adanya layanan ini akan sangat memberikan manfaat bagi pelaku bisnis manufaktur untuk dapat memprediksi jika terjadi kerusakan pada mesin, memantau proses produksi dan kualitas output mesin, hingga dapat menemukan kegagalan produksi dari sebuah mesin," pungkasnya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved