Breaking News:

Wujud Bojonegoro ASTUTI, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia Serahkan Bantuan Sembako pada Korban Banjir

Wujud Bojonegoro Agunge Sikap Tulung Tinulung atau ASTUTI, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia serahkan bantuan sembako pada korban banjir.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia saat memberikan bantuan sembako kepada korban banjir, Selasa (1/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengecek kondisi korban banjir di wilayah Bojonegoro. 

Saat berada di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia membagikan sembako kepada warga terdampak banjir kiriman atau luapan air sungai. 

"Bantuan sembako ini untuk meringankan beban para korban banjir," kata AKBP Eva Guna Pandia didampingi PJU, Kapolsekta, Danramil, dan camat Kota Bojonegoro, Selasa (1/12/2020). 

Mantan Kapolres Tulungagung itu menjelaskan, di wilayah yang dikunjungi terdapat 58 KK di RT 29 yang terdampak banjir. 

Bantuan sembako ini bertujuan untuk meringankan beban warga korban banjir.  

Baca juga: Hujan Deras, 7 Kecamatan di Bojonegoro Terendam Banjir, Warga Kaget Air Masuk Rumah Dini Hari

Baca juga: Antisipasi Klaster Covid-19 di Pilkada Tuban 2020, Semua Elemen Lakukan Berbagai Upaya Pencegahan

Polres Bojonegoro juga memiliki program Agunge Sikap Tulung Tinulung atau ASTUTI dalam menjalankan perilaku sehari-hari. Di luar sebagai anggota Polri yang melindungi, mengayomi dan melayani. 

"Kita tetap peduli dengan sesama tanpa membedakan ras, suku maupun agama. Kita tetap mengedepankan Bojonegoro yang ASTUTI," pungkasnya.

Diketahui, Banjir di Bojonegoro terjadi mulai Minggu (29/11/2020) malam hingga Senin (30/11/2020) dini hari, yang kini sudah mulai surut.

Baca juga: Polres Tuban Gelar Simulasi Pengamanan TPS, Pastikan Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Baca juga: Jembatan Glendeng Penghubung Tuban-Bojonegoro Kembali Dibuka untuk Roda Dua

Data BPBD Kabupaten Bojonegoro menyebut, 16 desa di 7 kecamatan terdampak. 

Untuk Kecamatan Dander yaitu Desa Kunci, Sumberarum, Numpakdalem, Ngraseh. Lalu Kecamatan Bubulan ada Desa Sumberbendo.

Kemudian Kecamatan Bojonegoro ada Desa Sukorejo, Pacel. Berikutnya, Kecamatan Baureno ada Desa Blongsong, Baureno. Kecamatan Kapas ada Desa Sembong, Bangilan, Bendo. 

Selanjutnya, Kecamatan Sukosewu ada Desa Sukosewu. Dan, Kecamatan Malo ada Desa Kacangan, Tambakromo, Petak.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved