Breaking News:

Banjir Merendam Dua Desa di Trowulan Mojokerto

Puluhan rumah penduduk di dua desa Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur semalam.

mohammad romadoni/surya
Warga membersihkan ranting pohon yang menghambat saluran air di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Puluhan rumah penduduk di dua desa Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, terendam banjir akibat hujan intensitas tinggi yang mengguyur semalam.

Ketinggian air banjir bervariasi mencapai 30 sentimeter sampai 60 sentimeter yang merendam jalan poros desa dan area persawahan.

Banjir juga merendam pemukiman bahkan air masuk ke dalam rumah penduduk ketinggian mencapai sekitar 10 sentimeter sampai 20 sentimeter, pada Rabu dini hari (2/12/2020) sekitar pukul 02.00 Wib.

Setidaknya, ada 10 rumah warga di Desa Pakis, Kecamatan Trowulan terendam air banjir akibat meluapnya sungai Sabruk.

Sedangkan, banjir juga merendam sekitar 11 rumah di Dusun Lengkong, Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan.

Penyebab banjir diduga lantaran intensitas hujan tinggi sehingga mengakibatkan sungai Kali Sabruk di sisi utara Dusun Pakis Wetan dan avour Sungai Sungai Penewon di Desa Jambuwo meluap merendam rumah warga dan area persawahan.

Baca juga: Paula Panik Tiba-tiba Gendong Kiano Anget Banget, Anak Baim Wong Pucat-Kusut, Ibu Gemetar: Kasian

Baca juga: Nathalie Holscher Diminta Sule Istighfar, Geram Kiriman Pesan WA Berantai, Ayah Rizwan: Ganggu Aja

Baca juga: CEK Besaran Gaji ASN dan Tunjangan PPPK Skema Terbaru 2020, Jumlah Honor Naik? Simak Detailnya!

Kepala Dusun (Kasun) Pakis Wetan, Sutrisno (55) menjelaskan hujan deras mengguyur wilayah Desa Pakis mulai pukul 21.00 Wib sampai pukul 03.00 Wib.

"Air luapan sungai masuk ke rumah warga sekitar pukul 02.00 Wib yang setidaknya ada 10 rumah," jelasnya kepada TribunJatim.com, Rabu (2/12).

Dia menyebut banjir baru terjadi di kampungnya yang disebabkan luapan Sungai Sabruk dari Kecamatan Jatirejo. Saat ini, kondisi banjir yang masuk ke rumah warga sudah surut namun sebagian area persawahan tanaman padi siap panen masih terendam air seluas 4 hektare.

"Tanaman padi di sisi utara masih bisa diselamatkan kalau banjir ya baru kali ini terjadi," ucap Sutrisno kepada TribunJatim.com. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved