Kepala BNPB Tinjau Lokasi Rumah Sakit Lapangan Covid-19 Polkesma Kota Malang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo datangi Politeknik Kesehatan Malang Kementerian Kesehatan.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Pipin Tri Anjani
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo (berbaju oranye) saat mendengarkan paparan terkait pendirian RS Lapangan Covid 19 yang berada di Polkesma Kemenkes Malang, Kamis (3/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo datangi Politeknik Kesehatan Malang Kementerian Kesehatan (Polkesma Kemenkes) yang berada di Jalan Besar Ijen, Kota Malang, Kamis (3/12/2020) sore.

Dalam kunjungan singkatnya, Doni Monardo melihat secara langsung lokasi yang akan dijadikan sebagai rumah sakit lapangan Covid-19.

Rencananya Rumah Sakit Lapangan Covid-19 itu akan didirikan di bagian sebelah barat dari Polkesma Kemenkes tersebut.

Kepala BNPB, Doni Monardo mengatakan pihaknya sudah mendapatkan penjelasan dari tim Polkesma tentang pemanfaatan fasilitas yang ada untuk rumah sakit lapangan.

"Saya menilai kondisi rumah sakit lapangan (yang akan didirikan di Polkesma Malang) semakin ke depan akan lebih baik dibandingkan sejumlah rumah sakit yang tersedia di beberapa daerah. Mudah mudahan selama dua minggu ke depan, bisa mempercepat dan menuntaskan pekerjaan fisik untuk penyelesaian fasilitasnya. Sehingga sesuai dengan harapan, ada 306 bed (tempat tidur) untuk pasien Covid-19 dengan kondisi ringan dan juga disiapkan 10 bed untuk perawatan ICU," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Tekan Potensi Penularan Covid-19, Risma Imbau Warga Surabaya Tak Keluar Kota Saat Libur Akhir Tahun

Baca juga: Sebanyak 75 Civitas Akademi UB Terkonfirmasi Positif Covid-19 Selama Juli hingga Desember 2020

Ia berharap dengan adanya RS Lapangan Covid-19 Polkesma Malang ini, bisa membantu mengurangi beban rumah sakit di sekitar Malang Raya.

"Mudah mudahan penambahan ruang perawatan di rumah sakit ini (RS Lapangan Covid-19 Polkesma Malang) bisa mengurangi beban rumah sakit di sekitar Malang Raya. Karena kami mengikuti perkembangan, bahwa sejumlah kota dan kabupaten di sekitar Malang Raya mengalami peningkatan (jumlah kasus Covid-19)," jelasnya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa secara umum Jawa Timur sudah bagus (untuk jumlah kasus Covid-19), dibandingkan pada periode bulan Juni, Juli, Agustus, dan September awal.

"Tetapi setelah ada libur panjang yang lalu, tren (jumlah kasus Covid-19) sedikit mengalami peningkatan. Mudah mudahan hal ini bisa dikendalikan," tambahnya.

Dirinya juga menerangkan bahwa jumlah kematian (akibat Covid-19) di Jatim relatif masih cukup tinggi.

"Dan seperti yang kami bahas tadi, hasil dari gejala ringan atau sedang tidak boleh masuk hingga ke fase lebih tinggi, yaitu berat. Sehingga harus sedini mungkin ditangani dengan optimal. Sehingga bisa lebih banyak menyelamatkan warga dan saudara kita," bebernya.

Doni Monardo juga meminta agar pengalaman RS Lapangan Covid-19 yang berada di Indrapura, Surabaya bisa dijadikan sebagai perbandingan.

"Angka kesembuhan di RS Lapangan Covid-19 Indrapura, Surabaya sudah sangat banyak dan tinggi. Dan sejauh ini belum ada pasien yang dirawat di RS Lapangan Indrapura yang wafat. Sehingga pengalaman RS Lapangan Covid-19 yang berada di Indrapura, Surabaya bisa dijadikan sebagai perbandingan. Dan mudah mudahan pelaksanaan RS Lapangan Polkesma Malang dapat berjalan dengan baik," ungkapnya.

Baca juga: Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah Positif Covid-19, Kondisi Terkini Jalani Isolasi: Mohon Doanya

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved