Breaking News:

Rumahnya Diduga Dibakar Orang, Pejabat Dinkes Tulungagung Ini Mengaku Pernah Mendapat Ancaman

Masduki, Kepala Seksi Perbekalan dan Farmasi Dinkes Tulungagung, Jawa Timur  terlihat terpukulmelihat rumahnya terbakar dna dua mobil serta motornya,

david yohanes/surya
Petugas Unit Inafis Satreskim Polres Tulungagung melakukan olah TKP. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Masduki, Kepala Seksi Perbekalan dan Farmasi Dinkes Tulungagung, Jawa Timur  terlihat terpukulmelihat rumahnya terbakar dan dua mobil serta motornya, Kamis (3/11/2020).

Ia dan istrinya mengungsi ke rumah tetangga, karena rumahnya ludes terbakar.

Dua mobil terbakar habis, yaitu Mitsubishi Expander AG 1569 TM dan Honda Jazz AG 1916 TS.

Satu motor dinas jenis Honda Revo 110 plat merah, AG 3829 RP juga ikut terbakar.

Masduki menuturkan, Kamis (3/12/2020) sekitar pukul 02.30 WIB ada suara ledakan dari bagian depan rumahnya.

"Saya pikir mungkin itu kucing saya," tutur Masduk, saat ditemui tidak jauh dari rumahnya, di Jalan MT Haryono 185B Tulungagung.

Namun saat dilihat ke depan, ternyata api sudah berkobar membakar dua mobilnya secara bersamaan.

Masduki dan istrinya yang saat itu berdua di dalam rumah, tidak punya pilihan selain naik ke atap bagian belakang.

Baca juga: BREAKING NEWS - Rumah Pejabat Dinkes Tulungagung Diduga Sengaja Dibakar Orang, Dua Mobil Ludes

Baca juga: Maia Estianty Cibir Perlakuan Kejam Atta Halilintar ke Karyawan yang Ikut Audisi Indonesian Idol

Baca juga: Kevin Adik Betrand Peto Tak Minta Uang ke Kakaknya, Ternyata Belum Pernah Diundang ke Jakarta!

Sebab rumahnya tidak punya pintu belakang, sementara di depan sudah dikuasai api.

"Yang saya bawa hanya tas berisi HP. istri saya mau ambil berkas-berkas penting, saya larang karena bisa celaka," tutur Masduki kepada TribunJatim.com.

Masduki dan istrinya selamat, karena tetangga sebelah kanan rumahnya membawa tangga untuknya.

Terkait kejadian ini, Masduki menduga karena risiko pekerjaan.

Sebab selama ini ia dikenal sebagai saksi ahli di pengadilan, untuk perkara narkoba, perkara kosmetik dan obat racikan.

Sebulan sebelumnya Masduki juga sempat mendapat ancaman.

Saat itu sekitar pukul 24.00WIB, ada orang yang memecet bel rumah berulang kali.

Masduki tidak membukakan pagar, hanya melihat dari pintu rumah dan menutupnya lagi.

"Saya hanya bilang, anda tidak sopan malam-malam ganggu orang. Langsung saya tutup pintu, karena saya khawatir," paparnya kepada TribunJatim.com.

Orang itu kemudian mengucap ancaman, bahwa Masduki akan mendapatkan celaka.

Orang itu sempat dibawa ke rumah Ketua RT oleh warga sekitar untuk diinterogasi.

Polisi pun datang karena orang itu dianggap menjadi ancaman.

Masduki juga mengadu ke kawan-kawannya di Satreskoba Polres Tulungagung, bahwa ada yang mengancamnya.

Namun ia tidak pernah membuat laporan resmi terkait ancaman itu.

Masduki mengaku tidak tahu orang yang mengancamnya, dan dari mana.

"Katanya dia mau minta uang kepada saya," katanya kepada TribunJatim.com.

Setelah ancaman itu Masduki membeli CCTV untuk pengamanan.

Namun belum sempat dipasang, kebakaran ini sudah lebih dulu terjadi. (David Yohanes/Tribunjatim.com)

Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved