Breaking News:

BI Jatim Optimis di Kuartal IV Pertumbuhan Ekonomi Bisa di Angka Nol

Sinergi kebijakan Pemerintah Provinsi dan pemerintah daerah serta Lembaga atau Otoritas di Jawa Timur (Jatim) dapat mempercepat pemulihan perekonomian

istimewa
Difi Ahmad Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2020. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sinergi kebijakan Pemerintah Provinsi dan pemerintah daerah serta Lembaga atau Otoritas di Jawa Timur (Jatim) dapat mempercepat pemulihan perekonomian Jatim dan menopang Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bahkan di kuartal IV tahun 2020 ini diprediksi bisa tumbuh diangka nol persen.

"Secara kuartal per kuartal, pertumbuhan ekonomi Jatim setelah turun di kuartal II pandemi hingga minus 5,9 persen, naik di kuartal III minus 3,75 persen dan kuartal IV kami prediksi bisa tumbuh diangka nol," kata Difi Ahmad Johansyah, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) Tahun 2020, bertema "Bersinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi" yang diselenggarakan Kamis (3/12/2020).

Diakui Difi di kuartal IV ini banyak sektor yang sudah bangkit. Diantaranya sektor konstruksi, manufaktur dan konsumsi. Karena itu pihaknya terus mendorong masyarakat untuk kembali bergerak dalam membelanjakan uangnya di sektor konsumsi.

Terkait dengan adanya peningkatan jumlah pasien Covid 19 di awal bulan Desember 2020 ini, diakui Difi pasti ada dampak dalam hal upaya pemulihan ekonomi di kuartal IV ini. Namun, dirinya meyakinkan bila penerapan protokol kesehatan yang tepat, bisa membuat upaya pemulihan ekonomi beriringan dengan potensi penyebaran virus Covid 19 ini.

"Pastinya terdampak. Tapi sekali lagi protokol kesehatan jangan sampai dilupakan, karena memang kita tidak tahu kapan Covid akan berakhir. Namun dengan adanya rencana vaksin yang siap di tahun 2021, itu sudah menjadi pendorong untuk meningkatkan aktifitas ekonomi," jelas Difi Ahmad Johansyah kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Ngakak Heboh Lesty Kejora Kejengkang, Rizky Billar Sigap Menopang, Malah Rangkul-rangkulan di Lantai

Baca juga: Siti Badriah Sering Tolak Ajakan Berhubungan Intim Krisjiana Baharudin, Capek Keramas: Kan Gue Kesel

Baca juga: Tubuh Nathalie Holscher Lemah Tapi Tak Digubris, Ulah Anak-anak Sule Buat Sakit Hati, Hei Ya Allah

BI Jatim optimis hasil survei BI turut mengkonfirmasi V-Shaped Recovery Perekonomian Jawa Timur pada triwulan Ill 2020. Survei Kondisi Dunia Usaha (SKDU) dan Survei Penjualan Eceran (SPE) yang dilaksanakan BI juga mengindikasikan perbaikan aktivitas usaha dan penguatan penjualan eceran Jawa Timur pada triwulan Ill 2020.

Hal ini juga tercermin dari membaiknya kinerja lapangan usaha utama Jatim seperti industri pengolahan, perdagangan dan konstruksi. Selain itu, lapangan usaha akomodasi dan mamin serta transportasi yang sebelumnya terkontraksi sangat dalam juga sudah menunjukkan perbaikan dan pemulihan.

"Sektor Pariwisata juga sudah menunjukkan perbaikan namun masih terkontraksi sejalan dengan masih terbatasnya aktivitas masyarakat untuk melakukan kegiatan wisata.

Momentum pemulihan ekonomi nasional perlu terus didorong dengan memperkuat sinergi membangun optimisme oleh semua pihak baik Pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pemerintah Provinsi Jawa Timur, telah berhasil menjaga resiliensi dan percepatan pemulihan perekonomian yang diwujudkan dengan percepatan realisasi anggaran hingga triwulan Ill 2020 baik dari sisi APBN, APBD, maupun Kab/kota. Realisasi belanja daerah di Provinsi Jawa Timur di triwulan III-2020 mencapai 65 persen, termasuk yang tertinggi dibandingkan dengan realisasi provinsi lain, yang hanya berada di kisaran 50 persen.

Dari sisi pembiayaan, restrukturisasi kredit yang dilakukan oleh perbankan telah diberikan kepada
2,4 juta nasabah di Jawa Timur dengan nominal kredit sebesar Rp106,4 triliun.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved