Breaking News:

Pilkada Ponorogo

Program Ipong-Bambang Dapat Apresiasi dari Guru Besar Unair Surabaya, Sistematis dan Terukur

Program Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono mendapatkan apresiasi dari Guru besar Unair

sofyan arif candra /Tribunjatim
Ngopi Virtual Bedah Program Ipong-Bambang Dihadiri Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Prof. Kacung Marijan dan Akademisi Institut Sunan Giri (Insuri) Ponorogo, Suyudi 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Program Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Bambang Tri Wahono mendapatkan apresiasi dari Guru besar Universitas Airlangga (Unair), Surabaya, Prof Kacung Marijan.

Menurut Kacung Marijan, Ipong-Bambang telah membuat perhitungan secara sistematis dan terukur dalam menetapkan setiap program yang mereka usung.

Misalnya saja program Dasawisma sebesar 1 – 3 juta rupiah per kelompok per tahun, dan program bantuan operasional RT sebesar 2 – 5 juta per RT per tahun, hingga program beasiswa 5 – 10 milyar bagi pelajar/mahasiswa, dan lain-lainnya. 

"Semua program pasti bagus, tapi program yang diusung (Ipong-Bambang) ini sangat realistis untuk diwujudkan di Ponorogo," ucap Kacung Marijan, dalam program 'Ngopi Virtual' membedah program Ipong-Bambang, Kamis (3/12/2020).

Menurut Kacung, kedepannya persaingan antar daerah untuk berlomba menyejahterakan masyarakat akan semakin tinggi.

Selain mempunyai pemimpin yang mempunyai segudang rencana, masyarakat Ponorogo menurut Kacung juga harus siap untuk ikut gotong royong mewujudkan rencana tersebut.

Baca juga: BERITA TERPOPULER SELEB: Siti Badriah-Krisjiana Tepergok ART Berhubungan Intim hingga Capek Keramas

Baca juga: Pagi-pagi Sule dan Nathalie Holscher Sudah Gaduh di Kamar Mandi, Sang Komedian: Cium Dulu!

Baca juga: Ngakak Heboh Lesty Kejora Kejengkang, Rizky Billar Sigap Menopang, Malah Rangkul-rangkulan di Lantai

"Ponorogo mempunyai sumber daya yang besar, dan sudah ada desain yang apik untuk memajukan daerah. Saya kira ponorogo siap bersaing sekaligus berkolaborasi dengan daerah lain," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, akademisi Institut Sunan Giri (Insuri) Ponorogo, Suyudi menilai, program yang diusung Ipong-Bambang telah melibatkan para akademisi, untuk menguji dan mengawal jalannya program-program yang diusung.

"Para akademisi akan bisa memberikan sumbangsih besar untuk membantu perencanaan, pengawalan, hingga realisasi dari program-program yang akan dijalankan dalam pemerintahan," ucap Suyudi kepada TribunJatim.com.

Menurut Suyudi, program yang telah dirancang sedemikian rupa harus dipastikan keberlanjutannya.

Sementara itu juru bicara Tim Kampanye Ipong-Bambang, Ari Hersofiawanudin mengatakan acara 'Ngopi Virtual' tersebut merupakan bentuk komitmen Ipong-Bambang untuk membedah program unggulan yang sudah dirancang agar diketahui oleh masyarakat luas.

Selain itu, di masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, dengan memanfaatkan teknologi informasi digital, Ipong-Bambang tidak mengundang masa ke tempat acara sehingga meminimalisir potensi penyebaran Covid-19

"Masyarakat tetap bisa melihat secara langsung dan bisa turut berpartisipasi dalam live komentar yang disediakan," ucap Ari.

Ngopi Virtual ini, lanjut Ari, juga sebagai bentuk gambaran, yang mana teknologi informasi akan menjadi program unggulan Ipong-Bambang salah satunya dengan program desa digital.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved