Breaking News:

Tanah Longsor Landa Dua Kecamatan di Magetan Jatim, Ratusan KK Terisolir

Tanah longsor yang menutup dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Poncol dan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur,

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Yoni Iskandar
Surya/ Doni Prasetyo
Masyrakat, BPBD, TNI/POLRI bahu membahu membuka kembali jalan yang mengubungkan dua Kecamatan Poncol dan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang tertutup tanah longsor, akibat hujan deras yang melanda wilayah Magetan, Jawa Timur. 

TRIBUNJATIM.COM, MAGETAN -Tanah longsor yang menutup dua wilayah kecamatan, yakni Kecamatan Poncol dan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengakibatkan ratusan Kepala Keluarga (KK) terisolir.

Tertutupnya akses jalan yang menghubungkan dua wilayah kecamatan itu terjadi setelah tebing setinggi sekitar 8 - 10 meter longsor hingga menutup jslan desa yang selama ini sebagai urat nadi perekonomian di dua kecamatan itu, setelah hujan deras yang mengguyur wilayah Magetan, seharian, Rabu (2/12) petang.

Jalan desa yang menfhubungkan dua wilayah setelah kerja bhakti masyarakat setempat dibantu BPBD, TNI/POLRI, bisa dilalui kembali setelah eskavator milik Pemerintah Kabupaten Magetan tiba dijalan pengbung itu. Material longsoran yang terdiri dari sejumlah rumpun bambu dan tanah yang menutupi jalan diangkat dan diurugkan ke tanah rendah yang lain.

Tebing yang melorot sehingga menutupi jalan penghubung itu terjadi di Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, terjadi srkitar pukul 17.00 menjelang mahgrib, Rabu (2/12).

Menurut Kepala Desa Randugede, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan itu Kunzani Widaya pe.bukaan akses jalan itu dikejakabn secara gotong royong antara warga, TNI/ Polri dan BPBD Magetan.

Baca juga: Siti Badriah seusai Nikah Ogah Sering Berhubungan Intim, Kris: Awalnya Ngikutin, Makanya Gue Nikahin

Baca juga: BERITA TERPOPULER JATIM: Yamaha NMax Adu Banteng Honda PCX hingga Survei Terkini Pilkada Surabaya

Baca juga: VIRAL TERPOPULER: Curhat Wanita Batal Nikah Tinggal Seminggu hingga Mayat Gadis TKI Dimasukkan Koper

"Tanah tebing yang longsor itu labil, kita menyingkirkan tanah yang menutupi akses jalan yang menghubungkan Wilayah Kecamatan Poncol dan plaosan secara gotong royong dibantu BPBD, TNI/Polri," kata Kepala Desa Randugede Kunzani Widaya kepada Surya, Kamis (3/12).

Proses membuka jalan kembali sempat terkendala karena banyaknya rumpun bambu dan material batu, proses baru selesai setelah warga dan aparat mendatangkan eskavator untuk mengangkat rumpun bambu dan batu batu besar.

"Proses membuka jalan kembali sempat terhenti, tapi lancar kembali setelah kita dibantu alat berat eskavator, sehingga jalan sore ini sudah bisa dilalui," ujar Kades Kunzani Widaya kepada TribunJatim.com.

Diungkapkan, proses membuka jalan berlangsung sekitar tiga jam, dan jalan kembali bisa dilalui, setelah tanah longsor disingkirkan sebagaian longsoran ditimbun ke tanah yang rendah.

"Alhamdulillah, jalan normal kembali dan ratusan KK tidak terisolir. Kini jalan penghubung kembali normal," kata Kunzani Widaya.

Sebelumnya, lanjut Kunzani, setelah jalan tertutup longsoran, ratusan KK harus melewati jalan alternatif sejauh kurang lebib satu kilometer.

"Dari semalam warga harus melingkar mencari jalan alternatif untuk memasarkan hasil panenan dengan lewat jalan yang tidak biasa, lebih jauh sekitar satu kilometer," pungkas Kades Randugede Kunzani Widaya kepada TribunJatim.com.(tyo/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved