Breaking News:

Smartfren Luncurkan WOWLabs, Membuka Peluang Kokreasi untuk Generasi Konten

Melalui wadah ini Smartfren ingin memberikan dukungannya supaya generasi muda di Indonesia agar dapat selalu berkreasi tanpa batas, mewujudkan ide-ide

sri handi lestari/surya
Indra Yudhistira, Direktur Indonesia Entertainment Grup bersama Djoko Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren dan Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren, saat mengumumkan rencana konser Smartfren WOW Virtual Concert 2020, Rabu (15/7/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Smartfren meluncurkan WOWLabs, sebuah wadah kokreasi untuk mengumpulkan generasi konten di Indonesia.

Melalui wadah ini Smartfren ingin memberikan dukungannya supaya generasi muda di Indonesia agar dapat selalu berkreasi tanpa batas, mewujudkan ide-ide dan karya mereka sehingga dapat mengubah wajah Indonesia.

"Saat ini melalui platform tersebut, kami telah menggandeng brand dan kreator lokal, yakni Show the Monster, Hana Madness, Pijak Bumi, Stayhoops, dan Ahha Official Store untuk bersama-sama membuka berbagai peluang berkreasi dan berkontribusi untuk Indonesia yang lebih baik," kata Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren, Kamis (3/12/2020).

Melalui WOWLabs ini, Smartfren dan brand serta kreator lokal tersebut akan bersama-sama kokreasi produk limited edition. Saat ini, produk yang sudah tersedia adalah sepatu limited edition buatan Pijak Bumi dan kaus kaki buatan Stayhoops yang keduanya dibuat dengan desain karya Addy Debil.

Sebagian hasil penjualan produk limited edition tersebut akan digunakan memperkuat pembangunan berbasis komunitas di seluruh wilayah operasional Smartfren. Salah satunya dengan menyalurkan komputer dan sarana pendukung kegiatan ekonomi kreatif serta pendidikan melalui Rumah Kreatif Smartfren.

"Saat ini Smartfren Community memiliki 11 Rumah Kreatif yang antara lain berada di Natuna, Tangerang, Cilegon, Bojonegoro, Surabaya, dan Cilacap," tambah Roberto kepada TribunJatim.com.

Lewat WOWLabs, Smartfren ingin mewujudkan semangat kokreasi untuk bersama-sama mengembangkan satu wadah yang berkontribusi mewujudkan Indonesia yang lebih baik.

"Kami akan mulai dari membuat produk khusus yang hasil penjualan seluruhnya didedikasikan untuk memberikan akses internet pada sekolah dan siapapun yang membutuhkan," ungkap Roberto kepada TribunJatim.com.

Harapannya, semangat kokreasi ini lebih dari sekadar menginspirasi, tapi juga turut membuka peluang berusaha serta mengembangkan diri untuk banyak orang. Smartfren WOWLabs merupakan sebuah kanvas kokreasi dari, oleh dan untuk kita semua.

Hana Madness dan Show the Monster adalah kreator lokal yang fokus pada pengelolaan intellectual property (IP) berupa desain karakter. Ada kisah unik di balik berbagai karakter yang dibuat oleh kedua kreator ini. Hana Madness, bernama lengkap Hana Alfikih, membuat karyanya dengan inspirasi dari pergelutan pribadinya dengan kesehatan mental.

Sedangkan Show the Monster merupakan sebuah tim yang dipimpin oleh Evan Aditya untuk mengembangkan IP berupa desain karakter berbentuk macam-macam monster.

Sementara itu Ahha Official Store dan Stayhoops merupakan brand lokal yang dikenal memproduksi berbagai produk fashion.
Ahha Official Store merupakan brand lokal milik kreator konten Atta Halilintar, yang memproduksi berbagai produk fashion anak muda seperti outer dan t-shirt. Sedangkan Stayhoops adalah brand lokal yang memproduksi antara lain kaus kaki dan masker.

Sebelum meluncurkan WOWLabs, Smartfren juga telah menjalin kemitraan dengan berbagai kreator muda Indonesia.

Salah satunya adalah Addy Debbil, seniman grafis yang hasil karyanya ditampilkan dalam WOW Virtual Concert 2020 lalu. Selain itu desain karyanya juga disematkan dalam kaus dan masker yang dijual melalui Ahha Official Store, untuk kemudian hasilnya didonasikan melalui Benih Baik kepada masyarakat yang membutuhkan.(Sri Handi LestariTribunjatim.com)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved