Breaking News:

Berita Madura United

5 Musim Berseragam Madura United, Asep Berlian Ungkap Musim Terberatnya Bela Laskar Sape Kerrab

Tahun ini menjadi musim kelima bagi Asep Berlian berseragam Madura United.

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Official Madura United
Pemain Madura United, Asep Berlian. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Tahun ini menjadi musim kelima bagi Asep Berlian berseragam Madura United.

Ia menjadi sedikit diantara pemain yang setia membela tim asal pulau garam itu sejak awal diresmikan 2016 lalu. Selain Asep, ada Guntur Ariyadi dan Slamet Nurcahyo.

Baca juga: Musim Kelima Membela Tim Laskar Sape Kerrab, Asep Berlian Ungkap Alasan Betah di Madura United

Baca juga: Persebaya Ditinggal David da Silva, Aji Santoso Merasa Kehilangan

Lima musim membela tim berjuluk Laskar Sape Kerrab, dikatakan Asep Berlian, musim 2019 dinilainya sebagai musim terberat.

Selain bermain di kompetisi reguler, Madura United yang lolos ke semifinal Piala Indonesia harus melakoni laga cukup padat.

Bahkan, harus menghadapi PSM Makassar secara beruntun tiga laga hanya dalam waktu delapan hari.

"Musim 2019, buat saya terlalu berat, karena bentroknya sama Piala Indonesia, sampai kami mainpun tiga kali sepekan," ucap Asep Berlian pada TribunJatim.com, Minggu (6/12/2020).

Baca juga: Fakta-fakta Menarik Jelang Balapan Formula 1 GP Sakhir 2020

Baca juga: Dul Jaelani Mohon-mohon Maia Bertemu Ahmad Dhani, Demi Anak, Istri Irwan Singgung Hormat: Belajar

"Semifinal (Piala Indonesia) sama liga kami disatuin di situ, lawan PSM Makassar dalam satu minggu," tambah pemain asal Bogor tersebut.

Beratnya musim tersebut juga mengakibatkan juru racik Madura United waktu itu, Dejan Antonic harus mundur dari kursi pelatih.

"Itulah musim terberat kami, sampai akhirnya korbannya pelatih juga, hanya setengah musim dia keluar, tapi ya gimana lagi," jelasnya.

Baca juga: Rahasia Kesuksesan Joan Mir Sabet Gelar Juara Dunia MotoGP 2020

Baca juga: Ini Dia Lokasi Pemusatan Latihan Timnas Indonesia U-19 di Spanyol

Lima musim belum bisa membawa Madura United menjuarai kompetisi, Asep berharap musim yang akan datang bisa mempersembahkan gelar.

Dengan gelar juara, ia akui kecintaannya pada Madura United akan benar-benar semakin lengkap.

"Setiap kompetisi baru, saya selalu menargetkan itu (juara), pelatihpun menargetkan sama," jelasnya.

"Tapi kan perjalanan panjang, lama sekali, segalanya bisa terjadi, ya itulah yang selama ini kami jalani. Semoga ke depan bisa mewujudkan itu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved