Breaking News:

500 Lampion Percantik Wisata Kampung Pecinan Surabaya, Suasana Khas Tiongkok: Cocok Buat Foto

Wisata Kampung Pecinan dipercantik dengan 500 lampion. Jadi tempat wisata pilihan warga Kota Surabaya: cocok buat foto.

Penulis: Zainal Arif | Editor: Hefty Suud
SURYA/MOHAMMAD ZAINAL ARIF
MURAL BUDAYA TIONGHOA - Afif bersama keluarga saat berfoto di dinding mural Wisata Kampung Pacinan yang terletak di Kapasan Dalam Kecamatan Simokerto Kota Surabaya, Minggu (6/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Wisata Kampung Pecinan (WKP) kini menjadi satu diantara tempat wisata pilihan warga Kota Surabaya.

Kampung ini semakin khas dengan mural atau gambar di dinding yang menceritakan budaya Tiongkok

Sejak September lalu, warga secara bertahap mempercantik Kampung Pecinan.

Baca juga: Hari Pertama Masa Tenang Pilkada 2020, Masih Banyak APK Terpasang di Lamongan

Baca juga: Pantau Prokes Saat Libur Akhir Pekan, Petugas Gabungan Kota Kediri Gelar Operasi Yustisi di Mal

Saat ini sudah terpasang 500 lampion. Disamping itu rumah-rumah warga juga dicat dengan warna merah dan emas. 

Warna tersebut menjadi simbol kemakmuran dan kesejahteraan. Para pengunjung menjadi lebih tertarik untuk berkunjung karena cocok menjadi tempat berfoto.

Wisata Kampung Pencinan ini memiliki 30 koleksi barang peninggalan warga Tionghoa terdahulu yang nantinya akan dipamerkan di museum. Diantaranya piring, guci, surat-surat lawas, hingga teko.

Baca juga: Pemkot Antisipasi Banjir di Surabaya, Pelototi Kawasan Terendam, Gencarkan Jurus Pengerukan

Baca juga: Desember Banyak Warga Nganjuk Gelar Hajatan, Satgas Wanti-wanti Protokol Kesehatan: Harus Paham

Menurut Sekertaris Wisata Kawasan Pecinan, Bobby Chandra Pendirian, WKP yang baru resmi dibuka pada 10 November 2020 lalu ini tidak hanya mempertimbangkan sejarah kawasan Kapasan Dalam. 

Melainkan juga untuk mendorong perekonomian masyarakat yang terdampak selama pandemi virus Corona ( Covid-19 ).

"Selama pandemi Covid-19, banyak warga yang kehilangan pendapatan, kami ingin melalui ini (Wisata Kampung Pacinan) warga mendapatkan wadah untuk menjual makanan khas cina, souvenir, dan lain sebagainya," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved