Breaking News:

Virus Corona di Mojokerto

Kasipidsus Kejaksaan Mojokerto Meninggal, Hasil Swab Suspect Covid-19 Komorbid Asma

Kepala Seksi Pidana Khusus Kabupaten Mojokerto, Rahmat Hidayat (41) meninggal dunia.

Freepik
ILUSTRASI - Kepala Seksi Pidana Khusus Kabupaten Mojokerto meninggal dunia, dinyatakan positif Covid-19 dan disertai Komorbid atau penyakit penyerta yaitu sakit Asma.  

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Kepala Seksi Pidana Khusus Kabupaten Mojokerto, Rahmat Hidayat (41) meninggal dunia.

Hasil Swab Test PCR yang bersangkutan tanpa gejala ini dinyatakan positif Covid-19 dan disertai Komorbid atau penyakit penyerta yaitu sakit Asma. 

Almarhum menghembuskan napas terakhir dalam ruang perawatan pasien Covid-19, di RSUD dr Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto, Kamis kemarin (10/12/2020) sekitar pukul 16.35 Wib.

"Hasil Swab PCR dinyatakan positif (Covid-19)," ungkap Plt Kepala RSUD dr. Wahidin Sudirohusodo Kota Mojokerto, dr Triastutik, Jumat (11/12/2020).

Rahmat Hidayat adalah mantan Kasi Intelijen Kejari Tulungagung yang meninggalkan istri dan tiga anak. Dia sekeluarga tinggal di kawasan Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. 

Baca juga: Seusai Mencoblos, Sebanyak 15 Tahanan Korupsi di Rutan Kejati Jatim Terpapar Covid-19

Baca juga: Kasus Covid-19 di Ponorogo Naik, Satu dari Tiga Dokter yang Menjalani Isolasi Meninggal Dunia

Pasien mengalami kesulitan bernapas yang kondisi keluhannya sesak dan masuk RR (Respiratory Rate) 35, serta saturasi memburuk sekitar 75, pada Rabu (9/12) sekitar pukul 22.00 Wib.

Saat itu, pasien tidak menyadari jika sesak nafas membuat kondisi kesadarannya menurun lantaran kekurangan oksigen.

"Hepi Hypoksia atau penurunan kesadaran karena kekurangan oksigen namun tidak dirasakan sehingga memang orang-orang Covid-19 mengalami gejala seperti itu," ucap Triastutik.

Menurut dia, pasien kondisinya semakin memburuk dan oleh pihak rumah sakit yang bersangkutan akan dirujuk ke Rumah Sakit dr. Soetomo di Surabaya, pada Kamis pagi 10 November 2020. Namun pihak keluarga tidak bersedia sehingga pasien tetap dirawat di rumah sakit tersebut.

"Kondisinya memburuk Kamis pagi, kita sudah menghubungi RS Soetomo namun keluarganya mempertahankan di sini," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved