Breaking News:

Kejaksaan Negeri Kota Batu Gandeng Guru Cegah Potensi Penyelewengan Anggaran Pendidikan

Kejaksaan Negeri Kota Batu menggandeng guru untuk mencegah potensi penyelewengan anggaran pendidikan.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu, Supriyanto, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachyuningsih pada acara peluncuran program Jaksa Sahabat Guru di SMPN 1 Kota Batu, Jumat (11/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu meluncurkan program 'Jaksa Sahabat Guru' di SMPN 1 Kota Batu, Jumat (11/12/2020).

Program ini bertujuan memberikan wawasan hukum dan mencegah adanya penyimpangan pengelola anggaran pendidikan. Acara tersebut, diikuti oleh puluhan kepala sekolah dari jenjang SMP, baik negeri atau swasta.

Kepala Kejari Kota Batu, Supriyanto menyampaikan, dunia pendidikan merupakan salah satu sektor yang mendapat kucuran anggaran sangat besar.

Pendidikan merupakan sektor penting karena mengemban amanah luar biasa untuk membimbing generasi penerus bangsa.

"Dengan kucuran anggaran yang besar, baik dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Alokasi Khusus (DAK), dan lainnya, jaksa ingin berkontribusi memberikan pendampingan atau wadah konsultasi agar nanti pengelolaannya tidak menyimpang," jelas Supriyanto, Jumat (11/12/2020).

Baca juga: Tangani Sampah APD Pilkada Malang 2020, Dinas Lingkungan Hidup: Telah Kami Disinfektan

Baca juga: Harga Tiket Masuk Wisata Alam Brakseng Batu, Suguhkan Pemandangan Lahan Pertanian yang Luas & Indah

Selanjutnya, dengan adanya pendampingan, para guru diharapkan bisa konsentrasi mengajar. Para pengurus sekolah juga dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

"Ketiga, kami buka ruang pelayanan hukum seluas-luasnya untuk berdiskusi memecahkan problematika yang dihadapi, bagaimana jalan keluarnya? Pesan saya jangan takut, bila kebingungan, pasti kami mendampingi," ungkapnya.

Mantan Kejari Gorontalo ini berkeinginan ada penegakan hukum dengan memberikan solusi. Ia menegaskan, penegakan hukum tidak hanya berwujud pada penindakan, namun juga adanya upaya pencegahan.

Baca juga: Dishub Kota Batu Mendata 60 Titik Parkir Baru untuk Capai Target Rp 8,5 Miliar

Baca juga: Sembuh dari Covid-19, Wali Kota dan Sekda Malang Langsung Gowes Pagi Tinjau Proyek Pembangunan

"Jadi bukan hanya penindakan, harus mengedepankan pencegahan mulai dari akarnya," tegas dia.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved