Breaking News:

Bangkit di Tengah Pandemi, Pendiri Yayasan Si Hijau Minta Pemerintah Pikirkan Nasib Tempat Wisata

Sugiarto meminta pemerintah ikut memikirkan nasib tempat wisata, khususnya di wilayah Kota Pasuruan.

(Surya/Galih Lintartika)
Cak Percil Cs menampilkan guyonan khas jawa dan banyak menyampaikan tentang pentingnya 3M di tengah pandemi Covid-19 dalam acara tasyakuran dan senam bersama dalam rangka memeriahkan HUT Yayasan Si Hijau ke - 8 , Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Pendiri Yayasan Sanggar Indonesia Hijau (SI HIJAU), Sugiarto meminta pemerintah ikut memikirkan nasib tempat wisata, khususnya di wilayah Kota Pasuruan.

Hal itu disampaikan Sugiarto saat tasyakuran dan senam bersama dalam rangka memeriahkan HUT Yayasan Si Hijau ke - 8 , Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Minggu (13/12/2020).

"Harapannya agar pemerintah lebih memperhatikan pelaku seni dan tempat wisata dengan lebih memberi ruang kami untuk tetap buka, sekalipun dengan catatan memperhatikan protokol kesehatan," kata Sugiarto kepada TribunJatim.com.

Dia menjelaskan, usia ke delapan ini bukan usia yang lagi muda. Seharusnya , ini adalah usia - usia keemasan untuk berkembang. Namun, semuanya terhambat oleh pandemi Covid-19.

"Kami sementara masih tutup, mengikuti anjuran dari pemerintah. Kami yakin, tempat wisata lain di Pasuruan juga sedang berjuang untuk bisa bertahan di tengah pandemi ini," jelas dia.

Baca juga: Innalillahi, Ketua Tim Pemenangan Paslon Machfud Arifin-Mujiaman Gus Amik Wafat

Baca juga: Rumah Pahlawan Timnas Italia Paolo Rossi Kemalingan, Ketika Sang Legenda Dimakamkan

Baca juga: Beredar Informasi Warga Asal Luar Malang Masuk Wilayah Kota Malang Akan Dikarantina 14 Hari

Namun, jika ia boleh menyarankan, geliat ekonomi masyarakat harus tetap tumbuh dengan memperhatikan segala aspek, termasuk serangkaian protokol kesehatan yang ketat.

Bagi dia, di masa pandemi ini, dunia seni dan wisata sangat terpuruk, maka pemerintah dan aparat penegak hukum bisa mengawal secara masif terkait dampak pandemi ini.

"Wisata mempunyai sisi positif dimasa pandemi ini baik secara imun tubuh maupun kejiwaan dan wisata sebagai sarana efektif untuk soasialisasi terkait Covid-19," sambung dia.

Dalam acara tasyakuran ini, ada juga penampilan Cak Percil cs. Dalam penampilannya, Cak Percil Cs menampilkan guyonan khas jawa dan banyak menyampaikan tentang pentingnya 3M di tengah pandemi ini. (lih/Tribunjatim.com)

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved