Breaking News:

Lanjutkan Penataan Kota, Pemkab Nganjuk Siapkan Tempat Khusus PKL Dan Relokasi Pedagang

Pemkab Nganjuk berencana melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di jalan A Yani Kota Nganjuk.

achmad amru/ surya
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat saat memberikan gambaran rencana kelanjutan penataan jalan A Yani Kota Nganjuk ditengah Sidak proyek pedestrian. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk berencana melakukan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di jalan A Yani Kota Nganjuk.

Hal itu seiring dengan akan dilakukanya perubahan dan pembangunan Kota Nganjuk secara bertahap menjadi kota maju dan berkembang.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, penataan PKL yang dimaksud yakni dengan membuatkan dan menempatkan PKL di satu area pusat kuliner Kota Nganjuk. Dengan demikian PKL di Kota Nganjuk akan lebih tertata dengan baik dan rapi serta menarik minat masyarakat dan wisatawan untuk membeli makanan dan minuman yang disajikan dan ditawarkan.

"Kami tidak akan membinasakan PKL di Kota Nganjuk ini dengan adanya penataan Kota, tetapi justru kami akan memberikan tempat khusus kepada PKL agar lebih baik dan rapi sehingga mengundang minat para pembeli," kata Novi Rahman Hidhayat, kemarin.

Dijelaskan Novi Rahman Hidhayat, dalam penataan PKL di Kota Nganjuk nantinya Pemkab akan memanfaatkan sejumlah tanah aset milik Pemda yang lokasinya ada disekitar pusat Kota Nganjuk.

Baca juga: Ratusan Anak Jadi Pengunjung Pertama di Opening KidZania Surabaya

Baca juga: Pasca Aurel Salah Beri Kado ke Arsy, Ashanty Minta Ngobrol 4 Mata, Arsya Tegang: Kak Arsy Mau Nangis

Baca juga: Ogah Beli Sepeda Untuk Ikut Tren, Warga Tulungagung Ini Membuat Sepeda Dari Kayu

Seperti dibelakang bekas gedung bioskop Perdana dan tanah aset sebelahnya. Dengan demikian lokasi pusat kuliner dari PKL tersebut tidak jauh dari Jalan A Yani Kota Nganjuk.

Disamping itu, menurut Novi Rahman Hidhayat, bukan hanya PKL di sepanjang jalan A Yani yang nantinya akan dipindah dan ditempatkan di lokasi khusus. Akan tetapi semua pedagang di Pasar Wage yang tersisa juga akan direlokasi dan ditempatkan di pasar Sepeda Kota Nganjuk. Ini dikarenakan lokasi pasar Wage Kota Nganjuk akan dialih fungsikan menjadi kawasan taman hutan Kota.

"Dengan demikian nantinya di Kota Nganjuk akan ada dua pusat perekonomian. Yakni di Pasar Wage I dan di Pasar Wage II di bekas Pasar Sepeda," ucap Novi Rahman Hidhayat kepada TribunJatim.com.

Memang, diakui Novi Rahman Hidhayat, penataan PKL dan Pedagang Pasar Wage di Kota Nganjuk menjadi langkah strategis Pemkab Nganjuk dalam pengembangan perekonomian masyarakat. Karena dengan fasilitas dan lokasi yang telah ditata tersebut diharapkan akan mampu mendongkrak pendapatan pedagang menjadi lebih baik.

"Untuk itulah, kami mengharapkan dukungan pedagang dan semua pihak dalam upaya Pemkab Nganjuk melakukan penataan kota Nganjuk menjadi lebih baik dan modern," tutur Novi Rahman Hidhayat. (Achmad Amru Muiz/Tribunjatim.com)

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved