Breaking News:

Kapolres Bojonegoro Beri Reward dan Punishment Bagi Keaktifan Anggota Tangani Covid-19

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengajak seluruh personil untuk melawan covid-19.

M Sudarsono/Surya
Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia memberikan reward bagi anggotanya yang aktif tangani covid-19 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengajak seluruh personil untuk melawan virus Corona atau Covid-19.

Polres bersama jajaran jajaran Polsek secara masif terus melakukan Operasi Yustisi dan himbauan kepada masyarakat, yang masih belum disiplin melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) saat beraktifitas di luar rumah.

Bahkan, Kapolres memberikan reward kepada personil yang aktif dan punishment kepada personil yang masih kurang aktif dalam kegiatan Operasi Yustisi.

"Kita berikan reward bagi anggota yang aktif dan teguran bagi anggota yang tidak aktif melaksanakan prokes baik di lapangan maupun melalui aplikasi Bersama Lawan Covid-19. Tujuannya untuk memacu dalam menjalankan tugas," kata AKBP Eva Guna Pandia kepada TribunJatim.com, Senin (14/12/2020).

Perwira menengah itu menjelaskan, dengan masih tingginya kasus virus Corona atau Covid-19 maka para Kapolsek agar meningkatkan kinerjanya dalam Operasi Yustisi dan memberikan imbuan di tempat fasilitas umum baik pasar, warung kopi, wisata atau tempat-tempat yang dipakai nongkrong para anak-anak milenial.

Baca juga: PT KAI Daop 8 Surabaya Peduli Covid-19, Salurkan Bantuan CSR untuk 3 Pondok Pesantre di Lamongan

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Jember, Ternyata Suaminya Sendiri

Baca juga: Hotman Paris Sebut Gisel Lalai Tak Simpan Video Syurnya: Sudah Hapus 3 Tahun Lalu Tapi Nongol Lagi

Bhabinkamtibmas agar selalu bersinergi dengan 3 pilar untuk mengingatkan kepada warga binaannya agar tetap mematuhi prokes saat di luar yakni 4 M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan.

"Kita harap para personil Polres Bojonegoro, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas serta anggota lain yang selalu aktif dan masif untuk melaksanakan kegiatan Operasi Yustisi dan imbuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corana ini," pungkasnya kepada TribunJatim.com.

Sekadar diketahui, hingga Minggu (13/12/2020), angka kumulatif covid-19 di Kabupaten Bojonegoro mencapai 801 kasus.

Rinciannya, 70 dirawat, 655 sembuh dan 76 meninggal dunia.(nok/Tribunjatim.com)

Penulis: M Sudarsono
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved