Breaking News:

Berita Madura United

Terkait Fenomena Hijrahnya Pemain Asing, Pelatih Madura United Pasrah: Tergantung Komitmen Pemain

Manajer sekaligus pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, menyerahkan kewenangan kepada pemain jika memang ada tawaran menarik dari klub luar negeri

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, saat laga Madura United vs Persiraja Banda Aceh pada pekan kedua Liga 1 2020 di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan Pamekasan, Senin (9/3/2020) malam WIB. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, MADURA - Manajer sekaligus pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, menyerahkan kewenangan kepada pemain jika memang ada tawaran dari klub luar negeri, di tengah ketidakpastian kompetisi di Indonesia saat ini.

Rahmad Darmawan mengaku tak bisa berbuat banyak terkait fenomena hijrahnya pemain asing yang kini tengah ramai dibicarakan.

Satu persatu pemain asing klub peserta Liga 1 2020 mulai berguguran akibat lanjutan kompetisi musim ini tak kunjung ada kepastian.

Baca juga: Hasil dan Klasemen Liga Spanyol - Gol Tunggal Lionel Messi, Antar Barcelona Naik Peringkat

Baca juga: Sedih Ditinggal Makan Konate, Rendi Irwan Ungkap Keinginan Sang Mantan Kapten Persebaya: Ingin Juara

Persebaya Surabaya misalnya, sepekan terakhir ditinggal oleh dua pemain asingnya, David da Silva dan Makan Konate.

Itu belum termasuk sejumlah pemain asing klub liga 1 lain yang saat ini nasibnya di ujung tanduk.

Selain belum ada kepastian kompetisi, selama penundaan, pemain berada pada situasi sulit, Oktober-Desember 2020 hanya menerima gaji maksimal 25 persen.

Mantan pelatih Sriwijaya FC itu menyebut bahwa pihaknya tidak bisa terlalu menghalang-halangi pemain asingnya jika ingin hengkang, karena semua serba sulit.

Ia memahami betul, pemain profesional tidak akan kerasan tanpa melakoni kompetisi dalam jangka waktu cukup lama.

Baca juga: David da Silva Hengkang dari Persebaya, Rendi Irwan Sedih: Ingat Momen Kebersamaan di Kanjuruhan

Baca juga: Pelatih Arema FC Carlos Oliveira Bakal Rayakan Natal dan Tahun Baru di Indonesia Tanpa Keluarga

Sejak kompetisi dihentikan akhir bulan Maret 2020 lalu, hampir sembilan bulan sudah tidak ada kompetisi di tanah air.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved