Breaking News:

Jangan Sampai Ada Cluster Pilkades di Sidoarjo

Penerapan protokol kesehatan menjadi hal paling utama dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Sidoarjo yang bekal digelar 20

Penulis: M Taufik | Editor: Yoni Iskandar
TRIBUNJATIM.COM/M TAUFIK
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji saat mengecek posko Mudik dan Penanganan Covid-19 di Terminal Purabaya, Sabtu (11/4/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Penerapan protokol kesehatan menjadi hal paling utama dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di Sidoarjo yang bekal digelar 20 Desember 2020 nanti.

Sama seperti pilkada, semua proses harus mengedepankan protokol kesehatan. Sehingga, kebiasaan pilkades hanya satu TPS diubah menjadi banyak TPS dengan perhitungan satu TPS maksimal 500 pemilih.

“Jangan sampai ada cluster pilkades. Kepedulian semua pihak dan kesadaran masyarakat yang sangat dibutuhkan untuk ini,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji, Rabu (16/12/2020).

Pihaknya mengajak masyarakat untuk melanjutkan kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo kemarin. DIharapkan, pelaksanaan Pilkades serentak juga berjalan aman, lancar, dan tertib.

Polisi juga sudah memasang berbagai banner dan baliho berisi imbauan agar masyarakat ikut serta mensukseskan pelaksanaan Pilkades di wilayah masing-masing.

Melalui berbagai banner yang tersebar di sejumlah wilayah itu, polisi juga mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga ketertiban dan keamanan. Jangan sampai, hanya karena beda pilihan saja menjadikan persoalan panjang.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Mojosemi Forest Park, Lokasi Dinosaurus Triceratops yang Videonya Viral di Medsos

Baca juga: Kontrak Habis Desember, Pemain Persebaya Sebut Belum Ada Pembicaraan Lebih Lanjut dari Manajemen

Baca juga: Daftar Mobil Bekas Harga Rp 30 Jutaan, Bisa Bawa Pulang Mercedes Benz, Ada yang Keluaran Tahun 2001

“Personil pengamanan sudah kami siapkan. Termasuk dengan mengerahkan sekira 349 orang petugas bhabinkamtibmas se-Kabupaten Sidoarjo. Serta menguatkan sinergitas bersama TNI dan perangkat desa,” ujar Kombes Pol Sumardji kepada TribunJatim.com.

Karena pelaksanaan Pilkades masih di tengah pandemi Covid-19, berulang kali Sumardji menegaskan agar protokol kesehatan benar-benar dilakukan dengan baik. Menjaga jarak, mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer, dan wajib mengenakan masker.

Menurut kapolres, ada beberapa poin yang harus dijalankan bersama untuk mesukseskan pilkades serentak. Yakni, percaya diri untuk tentukan pilihan calon kades, tidak golput karena setiap suara bisa menentukan masa depan desa, beda pilihan itu biasa tapi persaudaraan lebih penting,

“Jangan sampai terpecah belah atau sampai terjadi keributan hanya karena beda pilihan,” pesannya.

Kemudian yang terpenting lagi, pihaknya mengimbau agar jangan sampai ada permainan uang, perjudian atau botoh dalam pelaksanaan Pilkades nanti. Pihaknya berjanji untuk menindak tegas secara hukum bagi kelompok maupun siapa pun yang melakukan pelanggaran tersebut.(ufi/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved