Breaking News:

BPJS Kesehatan Mojokerto

Pendaftaran Program Relaksasi Iuran Berlaku Sampai Dengan 25 Desember 2020

Pemerintah memberikan keringanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan iuran.

Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Pemerintah memberikan keringanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan iuran. 

TRIBUNATIM.COM - Pemerintah memberikan keringanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang memiliki tunggakan iuran.

Kebijakan ini berlaku untuk segmen Peserta Bukan penerima Upah (PBPU), Bukan Pekerja (BP) dan Pekerja Penerima Upah (PPU) yang memilikki tunggakan lebih dari 6 bulan.

Kepala Bidang Penagihan dan Keuangan BPJS Kesehatan cabang Mojokerto, Feredian Pajar mengungkapkan bahwa selain untuk memberikan peluang untuk keaktifan peserta juga mengharapkan adanya peningkatan potensi penerimaan iuran dari sisi BPJS Kesehatan.

“Kalau sebelumnya peserta yang mempunyai tunggakan dan ingin Kartu BPJS Kesehatannya aktif harus dilunasi terlebih dahulu, dengan program relaksasi ini masyarakat yang punya tunggakan diatas 6 bulan bisa membayar iuran yang tertunggak 6 bulan saja dan tagihan bulan berjalan maka kartu BPJS Kesehatannya langsung aktif,” ungkap Pajar.

Sementara, Pajar menerangkan lebih lanjut apabila terdapat peserta yang menunggak selama lebih dari 2 tahun dan menginginkan agar dirinya aktif lagi. Peserta akan dianggap menunggak maksimal 24 bulan dengan cukup membayar tunggakan selama 6 bulan,

“Sedangkan sisa tunggakan 18 bulan masih tercatat di utang yang bersangkutan dan harus dilunasi dengan cara mencicil. Program ini berlaku sampai dengan 25 Desember 2020,” imbuhnya.

Peserta yang ingin memanfaatkan program ini wajib melakukan pendaftaran cicilan pada kanal pendaftaran yang sudah disediakan oleh BPJS Kesehatan dan diberikan waktu untuk melunasi tunggakan diberikan sampai dengan 25 Desember 2021.

Setelah terdaftar pada Program Cicilan, maka peserta dapat langsung melakukan pembayaran di kanal-kanal pembayaran yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, seperti bank, agen pembayaran dan alat pembayaran elektronik lainnya

“Kami berharap masyarakat juga bisa menggunakan dan memanfaatkan program relaksasi ini,  serta tertib dalam membayar iuran premi  agar kedepannya dapat berjalan lebih baik”, ungkapnya

Perlu diketahui bahwa kebijakan relaksasi iuran ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 tahun 2020 tentang perubahan kedua atas Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan dengan memberikan relaksasi iuran kepada peserta.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved