Breaking News:

Kemnaker Fasilitasi Anak Muda Pelaku Ekonomi Kreatif Banyuwangi Bertemu Investor

Anak-anak muda pelaku ekonomi kreatif di Banyuwangi, mendapat kesempatan bertemu dan mempresentasikan produknya di hadapan para investor.

Penulis: Haorrahman | Editor: Pipin Tri Anjani
Tangkapan Layar
Pelatihan virtual Simpul Talenta untuk para pelaku ekonomi kreatif. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Anak-anak muda pelaku ekonomi kreatif di Banyuwangi, mendapat kesempatan bertemu dan mempresentasikan produknya di hadapan para investor.

Melalui program Simpul Talenta–Talent Hub Banyuwangi yang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi yang merupakan program dari Kementrian Ketenagakerjaan (Kemnaker), anak-anak muda pelaku ekonomi kreatif Banyuwangi mendapat pelatihan dan pendampingan serta dipertemukan langsung dengan para investor. 

"Kami berterima kasih pada pemerintah pusat dalam hal ini Kemenaker, yang telah memfasilitasi anak-anak muda kreatif di Banyuwangi," kata Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, Kamis (17/12).

Anas mengatakan generasi milenial memiliki kecenderungan unik dan kreatif, dengan pemilihan pekerjaan yang unik dan kreatif pula. 

Baca juga: Sule Kuak Teddy Punya Anak yang Ditelantarkan, Bukan dari Lina? Mantan Istri Ikut Bicara: Selingkuh!

Baca juga: Pastikan Harga dan Ketersediaan Stok Bapok Aman, Tim Satgas Pangan Jatim Lakukan Sidak ke Pasar

"Dengan program ini ide-ide kreatif anak-anak generasi milenial Banyuwangi memiliki kesempatan untuk mengembangkan usahanya," kata Anas. 

Simpul Talenta merupakan program pengembangan talenta muda dengan menggunakan pendekatan lokalitas berdasarkan keunikan potensi kawasan yang diangkat.

Di Banyuwangi sendiri terdapat kelompok anak-anak muda kreatif yang mengikuti program ini, seperti Waruung.com, Kemunir Coffee, Palm Sugar Cafe, WakeUp Banyuwangi, Kelontongku.id, dan lainnya. 

"Selama ini masih terdapat stigma, yang namanya pekerjaan adalah di kantoran. Program ini membidik anak-anak muda untuk melirik dan fokus di sektor ekonomi kreatif dengan mengangkat potensi yang ada di daerahnya," kata Head Region Simpul Talenta Banyuwangi, Vicky Hendri Kurniawan. 

Program ini diikuti oleh 70 orang yang terbagi dalam tiga kelas. Kelas rintisan yang diikuti oleh 30 orang, karir 25 orang, dan mahir 15 orang. 

Kelas Karir adalah anak-anak muda yang ingin memulai usaha, yang bisa diikuti mulai fresh gaduate hingga mereka yang ingin memiliki usaha kreatif. Kelas Rintisan dikhusukan untuk para UMKM/Start-Up, dimana mereka sudah memiliki usaha dan ingin mengembangkan usahanya. Sementara Kelas Mahir adalah para praktisi di bidangnya, yang diharapkan menjadi pelopor dalam mentoring anak-anak muda lainnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved