Breaking News:

Langkah Pemkab Nganjuk dalam Sektor Industri-Pariwisata Sejalan dengan Kemenko Maritim dan Investasi

Kemenko Maritim dan Investasi sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memajukan sektor industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

SURYA/Achmad Amru Muiz
Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat memimpin OPD Pemkab Nganjuk dalam rapat dengan Kemenko Maritim dan Investasi terkait upaya mendorong perkembangan industri, pariwisata, dan industri kreatif. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Maritim dan Investasi) sejalan dengan Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam memajukan sektor industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Hal itu akan dapat dilaksanakan dengan maksimal apabila didukung percepatan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar lembaga.

Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat mengatakan, upaya memajukan industri, pariwisata, dan ekonomi kreatif tersebut saat ini sudah dilakukan di Kabupaten Nganjuk. Dimana hal itu juga menjadi bagian dari adanya lima proyek strategis nasional (PSN). Mulai dari proyek Bendungan Semantok, proyek Selingkar Wilis Selatan, proyek Kawasan Industri Nganjuk (KING), proyek Bendungan Margopatut, dan proyek Jalan Tol Nganjuk-Kediri.

"Dari lima PSN di Nganjuk tersebut masing-masing memiliki multiplayer efek nyata pada Industri, Pariwisata, dan ekonomi kreatif," kata Novi Rahman Hidhayat, kemarin.

Untuk proyek Selingkar Wilis Selatan, dikatakan Novi Rahman Hidhayat, Pemkab Nganjuk sepakat dengan Kemenko Maritim dan Investasi untuk menumbuhkan ekonomi kreatif di kawasan pegunungan Wilis. Yakni dengan mendorong OPD terkait Pemkab Nganjuk segera merealisasikan berbagai program kegiatannya.

Baca juga: Pemkab Nganjuk Gelar Penghijauan dengan Pohon Buah, Lestarikan Hutan dan Beri Manfaat Bagi Warga

Baca juga: Dorong Pertumbuhan Sektor Perdagangan, 376 Kartu Nganjuk Mandiri Dibagikan Kepada Pedagang Pasar

Di kawasan Selingar Wilis, ungkap Novi Rahman Hidhayat, pihaknya berupaya medorong pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat. Yakni melalui Dinas Pariwisata untuk bisa mengembangkan daya ungkit dengan desa-desa wisata yang terintegrasi, dan Dinas Pertanian dengan desa wisata agro.

"Seperti pengembangan wisata edukasi pertanian dan event internasional olah raga sepeda gunung yang pernah digelar di Nganjuk sebagai wisata sport bisa kembali digelar rutin  setiap tahunnya," ucap Novi Rahman Hidhayat.

Terkait Kawasan Industri Nganjuk (KING), dikatakan Novi Rahman Hidhayat, pihaknya minta Dinas PUPR tidak menunggu investor besar membebaskan lahan luas untuk KING, karena akan memerlukan waktu lama.

Namun investor didorong dan diarahkan untuk masuk dalam RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) dengan sudah adanya akses jalan yang diperkuat dan dinaikkan kualitasnya serta diperlebar.

Baca juga: Kasus Positif Corona Meningkat, Tim Gabungan Kabupaten Nganjuk Gelar Operasi Yustisi

"Yang pasti, jadikan PSN sebagai konsentrasi mempercepat pembangunan, jangan mempersulit izin-izin. Persiapan tenaga kerja siap kerja untuk investasi di kawasan industri. dan penyiapan rekayasa lalu lintas sehingga investor yang masuk menjadi nyaman dan aman," tandas Novi Rahman Hidhayat.

Sementara Staf Ahli Bidang Ekonomi Maritim, Sugeng Santoso mengatakan, Kemenko Maritim dan Investasi mendukung langkah Kabupaten Nganjuk dalam menumbuhkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena sektor tersebut yang dinilai bisa menyelamatkan ekonomi negara dan berkontribusi besar terhadap PDRB.

"Dan kuncinya ada pada modal insani (Sumber Daya Manusia) dan modal sosial, manajemen dan mindset, penguasaan iptek dan jiwa wirausaha," tutur Sugeng Santoso. (SURYA/Achmad Amru Muiz)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved