Breaking News:

Akibat Terendam Banjir, Ratusan Hektare Sawah Padi di Sampang Terancam Gagal Panen

Terendam banjir luapan Sungai Kali Kamoning, ratusan hektare sawah padi petani Sampang terancam gagal panen.

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Dwi Prastika
TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Plt. Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Sampang, Suyono. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanggara Syahputra

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Ratusan hektare sawah milik petani di Sampang, Madura, terancam gagal panen

Pasalnya, kondisi sawah yang ditanami padi tersebut terendam banjir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Sampang, Suyono mengatakan, berdasarkan monitoring di lapangan, ada sekitar 309 hektare lebih lahan petani di dua kecamatan yang terdampak banjir. 

Tanaman para petani ini terendam dalam genangan air yang cukup tinggi, sehingga terancam gagal panen.

"Ratusan hektare sawah terendam banjir ini diakibatkan oleh luapan air Sungai Kali Kamoning dan Sungai Panyiburan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Minggu (20/12/2020).

Baca juga: Akibat Banjir, Jalan Nasional di Sampang Ditutup, Pengendara dari Arah Surabaya Bisa Melintas

"Hasilnya ada 92 hektare sawah di Kecamatan Jrengik, kemudian Kecamatan Sampang ada 217 hektare," imbuh dia.

Suyono menambahkan, baru dapat melakukan monitoring dan menaksir kondisi rusaknya tanaman para petani di dua kecamatan tersebut ketika air sudah surut.

"Pantauan sementara lahan petani yang terendam sementara tidak mengalami masalah, karena tanaman tersebut sudah berusia 17 hari," tuturnya.

Baca juga: Datang Langsung ke Pamekasan, Menkopolhukam RI Mahfud MD Jadi Imam Salat Jenazah Kakak Tertuanya

Apabila nantinya benar terdapat tanaman yang rusak atau terancam gagal panen, pihaknya akan melaporkan hal ini kepada bupati Sampang untuk kemudian dilanjutkan ke Menteri Pertanian.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved