Breaking News:

Tren Penerimaan Zakat di Baznas Trenggalek Naik dari Tahun ke Tahun

Tren penerimaan zakat, infaq, sodaqoh, dan wakaf lewat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek meningkat dari tahun ke tahun.

Surya/Aflahul Abidin
Kegiatan Baznas Award yang digelar di Pendopo Kabupaten Trenggalek, Selasa (22/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Tren penerimaan zakat, infaq, sodaqoh, dan wakaf lewat Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Trenggalek meningkat dari tahun ke tahun.

Sepanjang 2020, nilai yang masuk ke Baznas Trenggalek senilai Rp 5,6 miliar.

Jumlah itu dari tahun 2018 senilai Rp 3,2 miliar dan 2019 senilai Rp 3,6 miliar.

Ketua Baznas Trenggalek Mahsun Ismail menjelaskan, Baznas telah menyalurkan zakat dan lainnya senilai Rp 4,8 miliar pada 2020.

Dana itu disalurkan untuk berbagai sektor. Antara lain, donasi penyangga ekonomi dampak Covid-19 senilai Rp 1,3 miliar.

Donasi itu disalurkan dalam program Kartu Penyangga Ekonomi (KPE) untuk warga terdampak Covid-19 di awal pandemi.

Selain itu, dana juga disalurkan untuk bedah 60 rumah, biaya hidup bulanan 540 penerima, pembayaran premi BPJS Kesehatan untuk 814 perserta, akomodasi berobat keluarga tak mampu, alat bantu difabel, serta bantuan alat dan modal usaha.

Baca juga: Banyak Tiket KA Stasiun Gubeng Hangus Gegara Antre Rapid Test Antigen, Ini Solusi dari PT KAI Daop 8

Baca juga: Imbas Miris ke Anak-anak Sule karena Seteru dengan Teddy, Putri Delina Drop, Si Ayah: Gak Usah Takut

Baca juga: Ratusan Orang Berdemo, Bela Wabup Jember Kiai Muqit yang Diduga Diperkusi

Ada juga bantuan pendidikan berupa beasiswa, dan stimulus masjid dan musala.

"Untuk masjid dan musala, kalau tidak urgen, saya sampaikan tida perlu. Kami utamakan bantuan zakat dan lain-lain untuk warga tidak mampu," tutur Mahsun kepada TribunJatim.com.

Mahsun menjelaskan, salah satu sumber zakat dan infaq yang masuk ke Baznas berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, lebih dari 90 persen ASN telah menyisihkan gajinya untuk disalurkan Baznas Trenggalek.

"Kalau yang sudah zakat, artinya sudah memenuhi 2,5 persen dari pemasukannya, ada sekitar 35 persen dari seluruh ASN," ucap dia kepada TribunJatim.com. (Afla/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved