Breaking News:

79 Mahasiswa Kota Batu Dapat Beasiswa dari Pemkot

79 mahasiswa asal Kota Batu mendapat beasiswa dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Pemkot Batu mengucurkan dana sebanyak Rp 300 juta

Benni Indo/Surya
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat bertemu dengan para mahasiswa penerima beasiswa dari Pemkot Batu di Graha Pancasila, Rabu (23/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - 79 mahasiswa asal Kota Batu mendapat beasiswa dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Pemkot Batu mengucurkan dana sebanyak Rp 300 juta untuk memfasilitasi beasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu, Eny Rachayuningsih mengatakan, beasiswa diberikan kepada mahasiswa jenjang D3/ D4/ S1 dan S2. Baik yang ada di luar negeri maupun dalam negeri.

"Tahun 2020 ini total ada 79 peserta yang mendapatkan beasiswa," katanya kepada TribunJatim.com.

Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan tahun 2019 lalu yakni 71 peserta. Dari 79 peserta didominasi tersebar di Perguruan Tinggi wilayah Malang Raya.

Ada 68 mahasiswa yang belajar di Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universitas Merdeka dan Universitas Muhammadiyah Malang. Ada tiga mahasiswa yang kuliah di Universitas Airlangga dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember ada 3 mahasiswa.

Baca juga: BREAKING NEWS - Gunung Semeru Kembali Muntahkan Awan Panas

Baca juga: Kabupaten Tuban Kembali Zona Merah Covid-19, SIG Salurkan Rp 260 Juta Dukung Perjuangan Tenaga Medis

Baca juga: Yan Vellia Nangis karena Kiriman Saputri, Ingat Permintaan Unik Didi Kempot, Si Istri Kedua: Surga

"Lalu luar Jatim seperti UGM, ITB dan lainnya sebanyak 5 mahasiswa, luar negeri ada 3 mahasiswa," katanya kepada TribunJatim.com.

Dia mengatakan untuk kriteria penerima beasiswa diutamakan Perguruan Tinggi yang memiliki kerjasama dengan Pemkot Batu. Lalu si mahasiswa harus ber-KTP dan KK Kota Batu.

Kedua berasal dari keluarga tidak mampu. Ketiga merupakan anak-anak yang berprestasi akademik maupun non-akademik.

"Jurusan pertanian ada 42 orang, pariwisata ada 13 orang, dan lainnya ada 24 orang," katanya.

Program beasiswa tersebut sudah ada sejak tahun 2014 lalu. Eny mengatakan setiap tahunnya ada peningkatan penerima beasiswa karena adanya kemampuan anggaran daerah yang lebih.

Mahasiswa semester awal busa mendapat beasiswa senilai Rp 5 juta, lalu mahasiswa lama Rp 3,5 juta dan mahasiswa luar negeri Rp 20 juta.

"Ada mahasiswa asal Kota Batu yang kuliah di luar negeri seperti Tiongkok, Rusia, Arab Saudi. Tetapi tahun 2019 rata-rata sudah kembali sehingga tahun (2020) ini yang mendapatkan beasiswa lebih banyak," katanya.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko mengatakan bantuan yang diberikan tersebut sudah menjadi tanggungjawab Pemkot Batu. Khususnya untuk mencerdaskan generasi muda Kota Batu.

"Saya berharap ke depannya mereka dapat dibantu secara keseluruhan untuk biaya kuliahnya, konsekuensinya ada hubungan dengan Pemkot Batu," katanya.

Dia juga merekomendasikan bagi para penerima beasiswa baik yang masih aktif atau sudah pernah untuk membuat paguyuban. Supaya adanya penerapan ilmu dan teori secara langsung yang telah didapatkan di bangku kuliah. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Penulis: Benni Indo
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved