Breaking News:

Bupati Trenggalek Susun Aturan Baru Tunjangan ASN: Besarannya Sesuai Tingkat Kepuasan Masyarakat

Bupati Trenggalek Mas Ipin susun aturan baru soal Tambahan Penghasilan Pegawai ASN: Besarannya disesuaikan dengan tingkat kepuasan masyarakat.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEKBupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin tengah menyusun skema aturan baru soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin itu berencana, tunjangan penghasilan tersebut diberikan sesuai dengan tingkat kepuasan layanan masyarakat.

“Kami sekarang sedang berdiskusi dengan ASN, dengan Kemendagri juga, kaitannya dengan pemberian TPP yang indikator kinerjanya yang pertama kepuasan masyarakat,” kata Mas Ipin, Rabu (23/12/2020).

Baca juga: NAHAS Mobil Honda BRV Seruduk Truk di Tol Pekanbaru, Ibu dan Anak Tewas, Korban Selamat: Tolong Pak

Baca juga: Tri Rismaharini Resmi Dilantik Jadi Mensos RI, Kediaman Wali Kota Surabaya Banjir Bunga Selamat

Harapannya, apabila aturan itu telah ditetapkan, para ASN akan bekerja dengan orientasi kepuasan masyarakat. Bukan sekadar mengutamakan absensi atau ketertiban.

“Jadi nanti TPP itu diberikan maksimal ketika kepuasan masyarakat juga maksimal. Kalau kepuasan masyarakat 50 persen, ya TPP yang diterimakan juga 50 persen,” tuturnya.

Berdasarkan aturan yang sedang disusun itu, ASN bisa menerima tunjangan 100 persen apabila tingkat kepuasan masyarakat 80 persen ke atas.

Mekanisme pengukuran tingkat kepuasan masyarakat ini bakal dilakukan dengan survei dan angket dari konsumen.

Baca juga: Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Polres Blitar Kota Harap Perayaan Nataru Aman dan Bebas Covid-19

Baca juga: Obrolan Terakhir Anak yang Tewas Dibegal di Bekasi, Ayah Tak Ada Firasat Buruk: Dia Jawab Mau Pulang

Mas Ipin mencontohkan, pemberian angket dan survei di rumah sakit. Nantinya, keluarga pasien akan diberi tahu soal nama-nama dokter, perawat, dan petugas jaga di tempat ia dirawat.

“Nanti akan diberi draf penilaian. Silakan dinilai, dokter A, misalnya, berapa persen pasien atau keluarga merasa puas, dan seterusnya. Nanti data yang masuk dikumpulkan, dirata-rata dan dijadikan pijakan pemberian TPP,” sambungnya.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved