Jemaah Umrah Bondowoso Pilih Tunda Keberangkatan

Pemerintah Arab Saudi menutup sementara penerbangan internasional selama sepekan.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Yoni Iskandar
Tribunjatim.com/Fikri Firmansyah
Calon jemaah umroh belum berangkat di Bandara Juanda 

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Pemerintah Arab Saudi menutup sementara penerbangan internasional selama sepekan.

Kebijakan itu diambil untuk mencegah penularan strain baru Covid-19.

Walhasil, keberangkatan jemaah umrah asal Indonesia, pada Senin (21/12) pun tertunda.

Plt Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso, Astono memastikan bila tidak ada pemberangkatan jemaah umroh dari Bondowoso dalam waktu dekat.

Para jemaah umroh Bondowoso sepakat untuk menunda keberangkatannya.

"Tidak ada jamaah umroh dari Bondowoso yang tertahan keberangkatannya di Jakarta. Keterangan dari 5 biro perjalanan haji dan umroh yang saya hubungi, para jemaah menunda keberangkatannya selama pandemi," katanya kepada Surya melalui sambungan telepon, Rabu (23/12).

Baca juga: Heboh Selebgram Rachel Vennya Lepas Hijab, Panen Hujatan, Sang Ibu Bela Putrinya: Dia Kan Masih Muda

Baca juga: Nikita Mirzani Nangis Ingat Masa Lalu Anang & Syahrini, Ibu Sakit, Posisinya Diembat: Mengorbankan

Baca juga: Lesty Kejora Mau Bunuh Diri saat Putus dengan Rizki DA? Celetukan Rizky Billar Diprotes: Gak Terima!

Ia mengungkapkan, sebelumnya, PT. Kamila Wisata Bondowoso memberangkatkan 18 jemaah umroh. Namun, belasan jemaah tersebut telah kembali ke Kota Tape sepekan yang lalu.

"Sebanyak 18 jemaah umroh tersebut sudah pulang lebih dulu sebelum Pemerintah Arab Saudi menyetop penerbangan internasional," ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Direktur Faroq Sulaiman AL-FATAH Tours & Travel, Muhammad Faroq Binsudin mengatakan sekitar 175 jemaah umroh memilih untuk menunda keberangkatan saat pandemi Covid-19.

Para jemaah menunda keberangkatan umroh karena syarat-syarat yang ketat dalam mengantisipasi penularan Covid-19.

"Sampai di Arab Saudi, para jemaah harus isolasi mandiri terlebih dahulu. Tak bisa langsung melaksanakan ibadah. Oleh sebab itu, mereka menunda keberangkatan dan menjadwal ulang (reschedule)," pungkasnya kepada TribunJatim.com. (nen/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved