Penanganan Covid

Tulungagung Zona Merah Covid-19, Izin Hajatan Dibatalkan, Pengajuan Baru Ditolak

Tulungagung masuk zona merah Covid-19, seluruh izin hajatan dibatalkan, pengajuan baru pun ditolak.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Berkas izin hajatan yang menumpuk di Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, sebelum masuk zona merah, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung bersikap tegas terhadap semua izin keramaian.

Seluruh izin yang terlanjur keluar segera dibatalkan, sedangkan pengajuan izin baru ditolak.

Langkah ini diambil setelah terjadi lonjakan kasus Covid-19 (virus Corona) di Tulungagung, hingga masuk zona merah.

“Yang kami izinkan hanya pernikahannya saja, acara ijab kabul. Sedangkan resepsinya kami tolak,” terang Wakil Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung, Galih Nusantoro, Minggu (27/12/2020).

Selain hajatan, semua acara izin keramaian acara lain juga dibatalkan semua.

Sebelumnya, ada sejumlah kegiatan kesenian yang diizinkan dengan protokol kesehatan ketat, saat Tulungagung masih zona kuning.

Izin akan kembali dikeluarkan dengan ketat saat kondisi Tulungagung sudah membaik.

Baca juga: Pengantin Tulungagung Menikah Online Gara-gara Mempelai Wanita Positif Covid-19 dan Jalani Karantina

Baca juga: Sonokeling Hasil Penebangan di Tulungagung Disimpan di TPK BBPJN, LSM Lingkungan Mempertanyakan

“Nanti kalau sudah oranye atau kuning baru akan dilakukan evaluasi. Izin bisa kembali dibuka dengan pengetatan,” sambung Galih Nusantoro.

Sebelumnya, pengajuan izin hajatan ke satgas mencapai 50-300 berkas per hari.

Setelah penghentian segala bentuk izin keramaian ini, kini Posko Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 yang ada di Pendopo Kabupaten Tulungagung menjadi sepi.

Sejumlah warga yang datang hanya melakukan konsultasi saja.

Baca juga: Dampak Pantai Gemah Tulungagung Ditutup, Jalur Lintas Selatan Sepi dari Wisatawan

Baca juga: Kunjungi Ponorogo, Mensos Risma Bawa Oleh-oleh Khas Dolly Surabaya, Beri Wejangan Manfaatkan Potensi

Ada pula yang emosi karena merasa rencana yang sudah matang tiba-tiba terbentur aturan dari satgas.

Para petugas di posko berupaya memberikan pengertian agar semua pihak bisa menerima kebijakan ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved