Breaking News:

Cellugy, Start-Up Famous di Eropa Besutan Alumnus Farmasi UNAIR Surabaya

Deby Fapyane yang merupakan alumnus Fakultas Farmasi UNAIR angkatan 2005 telah merintis start-up Cellugy.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
(kiri) Deby Fapyane saat bersama rekan se-tim Cellugy. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Deby Fapyane merupakan alumnus Fakultas Farmasi Universitas Airlangga (Unair) angkatan 2005.

Dia juga pernah mengenyam pendidikan di iNANO, Aarhus University Denmark, pada bidang Nanoscience.

Selama menempuh gelar Ph.D-nya, Deby kerap mengikuti kompetisi Nasional-Internasional dan merebut berbagai penghargaan prestisius.

Berdasarkan keterangannya saat dikonfirmasi TribunJatim, Senin (28/12/20), Deby bersama dua temannya kini telah merintis start-up Cellugy.

Bersama Cellugy, dia memperoleh bantuan pendanaan dari pemerintah dan Novo Nordisk Foundation Denmark untuk merealisasikan idenya menjadi produk.

Baca juga: Harga Tiket Masuk Kawah Wurung, Dekat dengan Kawah Ijen, Sering Disebut sebagai Surganya Bondowoso

"Kami memperoleh pendanaan dari Uni Eropa sebesar 2.3 juta Euro (40 Milyar IDR) guna membangun skala pilot untuk teknologi kami (Green Deal EIC Grant 2020)," ujar Deby.

Dikatakan Deby, Cellugy sendiri merupakan start-up yang bergerak dalam bidang produksi biomaterial dari proses biotransformasi.

Ia menceritakan, pada tahun 2019, Cellugy terpilih sebagai finalis dalam ajang Ocean Plastic Challenge 2019, yang diselenggarakan oleh National Geographic di Washington (USA).

Cellugy berhasil keluar sebagai juara II dan memperoleh investasi dari Sky Ocean venture (UK).

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved