Breaking News:

Angka Kecelakaan di Tol Madiun Naik, Sebagian Besar Disebabkan Pengemudi Ngantuk

Angka kecelakaan di Jalan Tol di wilayah Kabupaten Madiun, mengalami peningkatan satu kasus pada 2020, bila dibandingkan dengan angka kasus pada 2019.

SURYA/Rahadian Bagus
Gerbang Tol Madiun. 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Angka kecelakaan di Jalan Tol di wilayah Kabupaten Madiun, mengalami peningkatan satu kasus pada 2020,  bila dibandingkan dengan angka kasus pada 2019.

Kasus laka lantas di jalan tol pada 2019 sebanyak 18 kasus, dengan jumlah korban meninggal sebanyak 15 orang, luka berat 1 orang, luka ringan 42 orang. 

Sementara kasus laka lantas pada 2020 di jalan tol sebanyak 19 kasus, bertambah satu kasus bila dibanding pada 2019. Jumlah korban laka sebanyak 8 orang, dan luka ringan 42 orang.

Kasat Lantas Polres Madiun, AKP Ari Bayuaji, membenarkan bahwa terjadi peningkatan angka jumlah laka lantas di tol pada 2020, sebanyak satu kasus.

"Meningkat satu angka, jadi upaya yang kami lakukan sudah banyak. Imbauan-imbauan sudah kami pasang di sepanjang jalan tol. Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan pihak JNK," kata Ari, saat dikonfirmasi, Selasa (29/12/2020) siang.

Baca juga: Banyak Jalan Rusak Belum Diperbaiki, Kinerja Dinas PU BMSDA Sidoarjo Dinilai Lambat, Ini Alasannya

Baca juga: Selama Tahun 2020, Polres Pamekasan Tangkap 175 Pelaku dalam Kasus Narkoba

Ari mengatakan, untuk dapat menekan angka laka lantas, dibutuhkan kerjasama dari berbagai pihak, utamanya masyarakat. Ia mengimbau kepada masyarakat agar mematuhi peraturan lalu-lintas dan disiplin dalam berkendara. 

"Yang paling penting adalah kontribusi dari masyarakat. Pengemudi harus meningkatkan kesadaran berlalu-lintas. Misalnya, kalau ngantuk ya istirahat, sebelum memeriksa kondisi ban, lampu, mesin, untuk mencegah terjadinya kecelakaan," katanya.

Dia menuturkan, sebagian besar kecelakaan di jalan tol disebabkan karena kelalaian pengemudi. Misalnya, memaksakan diri mengemudi dalam kondisi ngantuk, ban pecah, serta terjadi konsleting listrik sehingga mengakibatkan mobil terbakar.

Ia juga mengimbau kepada pengemudi agar mematuhi batas kecepatan yang sudah ditentukan saat berkendara di jalan tol.

Ari menambahkan, khusus untuk pengamanan lalu lintas pada malam pergantian tahun, pihaknya telah mendirikan Pos Pam di rest area, bersama instansi terkait. Secara rutin, anggota lantas Polres Madiun akan melakukan patroli di jalan tol. 

"Untuk pengamanan malam tahun baru, kami tingkatkan pengamanan, anggota all out semua, di rest area kami siapkan pos pam, baik yang mengarah Surabaya atau yang mengarah ke Solo. Kami siapkan Pos Pam yang terdiri dari Polri maupun instansi terkait, TNI, Dishub, serta tenaga kesehatan," imbuhnya. (SURYA/Rahadian Bagus)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved