Breaking News:

Penanganan Covid

Catatan Akhir Tahun, Harapan Pasca Vaksin Covid-19 di Indonesia

Menjelang akhir tahun 2020 kasus Covid-19 belum menunjukkan penurunan di Indonesia, bahkan mayoritas peningkatan kasus perhari dilaporkan dari berbaga

istimewa
Petugas memeriksa pengendara dengan protokol kesehatan yang ketat 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Menjelang akhir tahun 2020 kasus Covid-19 belum menunjukkan penurunan di Indonesia, bahkan mayoritas peningkatan kasus perhari dilaporkan dari berbagai Provinsi.

Namun ada harapan di akhir tahun untuk mengendalikan pandemi yang telah berlangsung sejak bulan Maret ini lewat kedatangan 1,2 juta vaksin sinovac.

Harapan pemulihan muncul tidak hanya dari segi kesehatan tapi juga pada bidang perekonomian. Jika diingat pada bulan Maret hingga April, Presiden kala itu menginstruksikan untuk jajaran menterinya mengupayakan berbagai cara agar kasus positif virus Corona atau Covid-19 menurun di bulan Mei 2020.

Salah satu kebijakan pertama yang dikeluarkan untuk mengendalikan penularan virus Corona atau Covid-19 adalah dengan memberlakukan lockdown.

Masyarakat Indonesia benar-benar diuji melalui kebijakan lockdown, bahkan pada saat itu perekonomian Indonesia mengalami keterpurukan hingga beberapa kali isu resesi muncul dalam pemberitaan massal.

Dimulai dari Jakarta, kebijakan lockdown dianggap menjadi jalan untuk mencegah meluasnya transmisi virus corona 19 ini sesuai UU 6/2018 tentang Karantina Kesehatan.

Perubahan besar terjadi akibat kebijakan tersebut berbagai aktivitas pendidikan, perkantoran hingga beribadah dibatasi untuk dilakukan dari rumah, kecuali kegiatan bidang keuangan, kesehatan, penyediaan logistik dan pangan.

Perubahan ini menjadi pukulan telak bagi masyarakat, ditengah ketakutan tertular akibat pemberitaan yang masif terkait bahaya Covid-19, beberapa masyarakat kehilangan pendapatan akibat PHK dari beberapa perusahan yang harus mencari cara bertahan ditengah keterbatasan ruang dan gerak.

Kebijakan lain yang dikeluarkan untuk merespon kondisi saat itu ialah mengucurkan bantuan sosial, dimulai dari intensif Prakerja, bantuan modal bagi UMKM, intensif bagi masyarakat dan pekerja melalui berbagai kementerian dan badan penyelenggara kebijakan Pemerintah.

Namun berbagai upaya tersebut nyatanya tidak kunjung menurunkan angka positif, bahkan hingga akhir tahun kasus Covid-19 di Indonesia belum mencapai puncak kurva epidemi.

Halaman
1234
Penulis: Yoni Iskandar
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved