Virus Corona di Probolinggo

Innalillahi, Kadishub Kota Probolinggo Meninggal Terpapar Covid-19 Usai 2 Minggu Jalani Perawatan

Kepala Dinas Perhubungan Sumadi meninggal dunia terkonfirmasi virus Corona. Sempat jalani perawatan selama dua minggu.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Hefty Suud
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Kadishub Kota Probolinggo meninggal terpapar Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Pemerintah Kota Probolinggo kembali berduka.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumadi meninggal dunia, Senin (28/12/2020) petang.

Kadishub Kota Probolinggo wafat setelah 7 hari dirawat di RSSA Malang karena terkonfirmasi virus Corona ( Covid-19 ).

Menurut Plt Kepala Dinkes P2KB dr NH Hidayati, Sumadi kali pertama merasakan gejala batuk dan flu pada Minggu (13/12/2020) saat menghadiri kegiatan rapat. 

Baca juga: Cegah Klaster Liburan Akhir Tahun, Probolinggo Gelar Razia Rapid Test Antigen di 3 Titik Ini

Baca juga: Terbongkar Lewat Facebook, 2 Bulan Petugas Damkar Jember Tak Terima Gaji dan Uang Lembur

Lantaran kondisinya tak kunjung membaik, pada 15 Desember, Sumadi menjalani tes swab di RSUD dr Mohamad Saleh

“Jadi habis Swab hasilnya positif Pak Sumadi langsung dirawat di RSUD dr Mohamad Saleh,” kata dr Ida panggilan akrabnya, Selasa (29/12/2020).

Kemudian keesokan harinya, dr Ida kembali menghubungi Sumadi. Almarhum saat itu sempat mengaku kondisinya telah membaik. 

Baca juga: VIRAL Video Petugas Pasukan PBB Ajari Anak-anak Sudan Ngaji, Ternyata Polisi Asal Aceh Indonesia

Baca juga: TERPOPULER BOLA Mahmoud Eid Hengkang dari Persebaya hingga Tren Pemain Indonesia Karier di Klub Luar

Namun beberapa hari kemudian kondisi fisiknya menurun. Sehingga akhirnya perlu dirujuk ke RSSA Malang.

Kata dr Ida, Sumadi terpapar Covid-19 juga memiliki penyakit komorbid.

Yaitu diabetes mellitus (DM), hipertensi dan penyakit jantung coroner. Sehingga hal ini lah yang memicu kondisinya kurang stabil selama menjalani perawatan.

“Pertamanya kondisinya bagus, sempat drop, bagus lagi. Kondisinya naik turun. Semalam (27/12) dikabari kondisi beliau sedang tidak baik,” jelas dr Ida.

dr Ida juga menjelaskan angka kematian pasien Covid-19 di Kota Probolinggo juga semakin mengkhawatirkan. Per tanggal 28 Desember jumlahnya mencapai 100 orang.

Dari hasil analisanya rata-rata pasien Covid-19 yang meninggal dunia karena memiliki penyakit komorbid.

Untuk itu, dr Ida pun mengingatkan masyarakat di masa pandemi ini untuk terus mematuhi protokol kesehatan. 

"Tetap patuhi protokol kesehatan harus disiplin memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved