Breaking News:

Kepala Desa di Dawarblandong Mojokerto Korupsi Dana Desa Rp 297 Juta, Uangnya Dipakai Main Judi Dadu

Penyidik Satreskrim Polres Mojokerto Kota akhirnya menetapkan Riyanto, mantan Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto

TribunJatim.com/ M Romadoni
Polisi ungkap kasus korupsi dana desa Dawarblandong 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Penyidik Satreskrim Polres Mojokerto Kota akhirnya menetapkan Riyanto, mantan Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto sebagai tersangka kasus korupsi penyelewengan dana desa tahun 2017-2018.

Tersangka Riyanto terbukti melakukan tindakan pidana korupsi saat menjabat sebagai Kepala Desa Sumberwuluh tahun
2013-2019.

Akibat perbuatan tindak pidana korupsi itu telah merugikan Negara sekitar Rp 297 juta.

Parahnya, tabiat tersangka Riyanto sebagai Kepala Desa itu menggunakan uang hasil korupsi untuk berjudi.

Baca juga: VIRAL Camat Perempuan Kota Parepare Bentak Pedagang, Kini Minta Maaf: Kepentingan Jauh Lebih Besar

Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Deddy Supriadi mengatakan tersangka inisal R melakukan korupsi dana desa saat dia masih menjabat sebagai Kepala Desa Sumberwuluh.

"Berdasarkan pengakuan dan keterangan tersangka (Dana Desa, Red) yang digunakan untuk judi dan kerugian Negara Rp.297 juta," ungkapnya saat Anev Kamtibmas akhir tahun 2020 di Polres Mojokerto Kota," Selasa (29/12/2020).

Deddy menyebut modus tersangka yaitu menyelewengkan dalam menggunakan dana PNMP dari DD/ADD. Hasil korupsi dipakai tersangka untuk bermain judi bersama rekannya.

"Tersangka dilakukan penahanan untuk pengusutan dan pemberkasan perkara lebih lanjut," jelasnya.

Tersangka Riyanto mengakui perbuatanya melakukan menyelewengkan dana desa bersama seorang bendahara dan hasilnya dipakai berjudi.

"Uangnya saya pakai main judi dadu," terangnya.

Tersangka mengambil uang ADD/DD secara bertahap dari Bank penyalur dana bantuan Pemerintah. Tersangka memanfaatkan jabatannya dengan menyelewengkan dana desa yang sebenarnya untuk pembangunan fisik di Desa Sumberwuluh.

"Saya ambil uang dari Bank Jatim bersama Bendahara Desa," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved