Breaking News:

Penanganan Covid

Denda Pelanggaran Prokes di Trenggalek 4 Bulan Terakhir Rp 11,25 Juta, Satpol PP: Lebih Patuh

3.797 pelanggar protokol kesehatan terjaring operasi yustisi di Trenggalek sejak awal September Total denda 4 bulan terakhir mencapai Rp 11,25 juta.

SURYA/AFLAHUL ABIDIN
Pelanggar protokol kesehatan dihukum sosial dengan menenakan rompi dan menyapu tempat umum akibat terjaring dalam operasi yustisi, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK – 3.797 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes) terjaring dalam operasi yustisi yang digelar petugas gabungan Polri, TNI, Satpol PP, dan Gugus Tugas Covid-19 di Kabupaten Trenggalek.

Jumlah pelanggar Itu merupakan hasil operasi yustisi yang digelar sejak pertama kali September lalu di berbagai tempat wilayah Trenggalek .

Kepala Satpol PP Trenggalek Triadi Atmono mengatakan, sebagian besar dari mereka yang terjaring dihukum sosial, yakni sebanyak 3.572 orang.

Baca juga: Cek Kriteria Penerima Vaksin Covid-19 dari PAPDI, Tidak Semua Pasien dengan Komorbid Bisa Divaksin

Baca juga: Kisah Pilu Melo Imai, Mantan Atlet Snowboarding Jepang yang Pernah Terjun ke Industri Film Dewasa

Hukumannya, mereka harus mengenakan rompi pelanggar protokol kesehatan yang melaksanakan kegiatan sosial. Contohnya, menyapu di tempat umum.

Sementara sisanya 225 orang mendapat sanksi administrasi. Mereka harus membayar denda senilai Rp 50 ribu per orang.

Dengan demikian, total denda yang masuk ke kas negara dari pelanggar protokol selama empat bulan terkahir mencapai Rp 11,25 juta.

Baca juga: Kisah Pilu Melo Imai, Mantan Atlet Snowboarding Jepang yang Pernah Terjun ke Industri Film Dewasa

Baca juga: Tarik Investor ke Kabupaten Malang, Bupati Sanusi Minta Camat Segera Inventarisasi Data Status Tanah

“Yang disanksi sosial mayoritas mereka yang membawa masker tapi tak memakainya secara benar. Sementara yang disanksi administrasi adalah yang tidak bawa masker sama sekali ketika terjaring operasi yustisi,” tutur Triadi, Rabu (30/12/2020).

Berdasarkan data Satpol PP Trenggalek, jumlah pelanggar protokol kesehatan cenderung turun dari waktu ke waktu. Sementara, kata dia, operasi yustisi yang digelar makin masif.

Catatan terakhir sepanjang Desember hingga tanggal 29 menunjukkan, sebanyak 653 orang terjaring razia. Jumlah itu menurun drastis dibanding bulan sebelumnya sebanyak 1.285 orang.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved