Breaking News:

Penanganan Covid

Viral Terjadi Kerumunan Saat Pemakaman Tokoh Agama di Pasuruan, Satgas Covid-19 Langsung Lakukan 3T

Viral video kerumunan terjadi saat pemakaman Habib Hasan hin Muhammad bin Hud Assegaf. Satgas Covid-19 Kota Pasuruan langsung lakukan 3T.

SURYA/GALIH LINTARTIKA
3T terkait viral video kerumunan saat pemakaman Habib Hasan hin Muhammad bin Hud Assegaf. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Viral video kerumunan terjadi saat pemakaman Habib Hasan hin Muhammad bin Hud Assegaf, Selasa (29/12/2020) siang.

Meninda lanjuti itu, Satgas Covid-19 Kota Pasuruan langsung melakukan upaya 3T yakni Testing, Tracing, dan Treatment.

Hal tersebut adalah salah satu upaya pencegahan munculnya kluster penyebaran virus Corona ( Covid-19 ) usai pemakaman salah satu tokoh agama .

Baca juga: Kota Malang Terapkan Sekolah Daring hingga Januari 2021, Pandemi Covid-19 Masih Mengkhawatirkan

Baca juga: KONI Batu Gandeng KONI Badung, Optimis Target Sejumlah Medali dalam Kejuaraan Provinsi 2021

Ketua Satgas Covid-19 Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan, pihaknya langsung melakukan penyemprotan cairan prebiotik di Masjid Jami dan rumah duka.

Ia menyebut, pihaknya juga memberikan cairan prebiotik kepada keluarga almarhum dan beberapa kerabat yang ikut dalam pemakaman kemarin.

Ia tidak bisa memungkiri, jika almarhum adalah figur yang kharismatik.

"Beliau adalah ulama besar, tokoh agama yang banyak jamaahnya. Jadi, banyak yang ikut mendoakan dan mengantarkan beliau ke tempat peristirahatan terakhir. Kami pastikan, ini spontanitas dan tidak direncanakan," urainya.

Baca juga: Ratapan Pasien Covid-19: Daging Seperti Sabun, Kopi Bau Asap Mobil, Itu Keji!, ini Penjelasan Ahli

Baca juga: Kota Malang Terapkan Sekolah Daring hingga Januari 2021, Pandemi Covid-19 Masih Mengkhawatirkan

Selain sterilisasi di sejumlah titik, Teno, sapaan akrab Ketua Satgas ini, menyebut, pihaknya juga melakukan rapid test untuk keluarga.

Menurut dia, ini adalah salah satu bagian untuk Tracing.

"Prinsionya, protap kesehatan tetap diberlakukan, faskes untuk penanganan Covid-19 disiagakan, termasuk shelter sudah disiagakan, mulai shelter di kecamatan dan utama siap digunakan. Kami siap jika ada lonjakan kasus Covid-19, paska kemarin," papar dia.

Namun ia berharap, semoga tidak ada penyebaran Covid-19 dalam acara kemarin.

Ia juga meminta masyarakat Kota Pasuruan tetap menerapkan protokol kesehatan di kondisi pandemi seperti ini. 

Penulis: Galih Lintartika

Editor: Heftys Suud

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved