PAN Jatim Pastikan Beri Tempat Khusus Kader Muhammadiyah di Struktur, Rubaie: Posisi Strategis

PAN Jatim memastikan akan memberi tempat khusus untuk kader Muhammadiyah di struktur, Achmad Rubaie: Posisi strategis.

TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE
Para Anggota Tim Formatur (dari kanan): Heri Romadhon, Abu Bakar, Masfuk, Rizki Shadiq, Achmad Rubaie, serta satu Pendamping dari DPP PAN, Zainudin Maliki berfoto bersama Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN, Ahmad Mumtaz Rais (tengah) pada acara Muswil PAN Jatim, Sabtu (19/12/2020).  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur memastikan akan merangkul elemen masyarakat dalam kepengurusan periode ke depan. Termasuk, melibatkan Muhammadiyah untuk menempati sejumlah posisi strategis.

"Pasti ada (yang dilibatkan). Sebagai ormas yang melahirkan PAN, Muhammadiyah selalu ditempatkan di posisi strategis," kata Anggota Tim Formatur Pembentukan Struktur PAN Jatim, Achmad Rubaie kepada TribunJatim.com, Rabu (30/12/2020).

Saat ini, sudah ada kader Muhammadiyah yang rencananya menempati posisi penting dalam kepengurusan periode ke depan. Yakni, Husnul Aqib yang dipercaya di posisi Sekretaris DPW PAN Jatim.

"Muhammadiyah biasanya direpresentasikan di posisi sekretaris. Pak Aqib ditempatkan di posisi sekretaris juga sebagai bagian merespons masukan itu," katanya.

Aqib saat ini menjabat Ketua DPD PAN Lamongan sekaligus Wakil Ketua DPRD Lamongan.

Di Muhammadiyah, Aqib aktif sebagai kader dari Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Lamongan, yang dikenal berpengalaman.

Baca juga: Tak Jadi Ketua DPW PAN Jatim, Achmad Rubaie: Kami Samina Wa Athona dengan Ketua Umum

Baca juga: Golkar Jawa Timur Ungkap Rahasia Strategi Kemenangan Para Kandidat di Pilkada Serentak 2020

Dia aktivis mulai Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Pemuda Muhammadiyah, dan dikenal dekat dengan lintas ormas.

Tak berhenti di sini, Achmad Rubaie menyebut akan ada sejumlah posisi lain yang akan disiapkan bagi para kader Muhammadiyah.

"Masih ada posisi sejumlah ketua (bidang), wakil sekretaris, hingga posisi lain yang saat ini belum terisi," kata Achmad Rubaie.

"Sehingga, tidak perlu khawatir. PAN adalah partai yang terbuka dan mengakomodir masyarakat yang ingin mengabdi kepada bangsa dan negara melalui jalur partai politik," katanya.

Baca juga: Zulhas Resmi Tunjuk Rizki Sadig Sebagai Ketua DPW PAN Jatim, Achmad Rubaie Jadi Ketua Harian

Baca juga: Menang di Pilkada Kabupaten Blitar 2020, PKB: Bobotnya Setara Menang di Lima Daerah

Pihaknya diberikan waktu selama satu bulan untuk membentuk kepengurusan secara utuh sebelum akhirnya nanti dilantik oleh DPP. Total, rencananya struktur DPW PAN Jatim akan diisi oleh sekitar 60 pengurus.

Tokoh Muhammadiyah Jawa Timur, Dhimam Abror tak memungkiri bahwa PAN dan Muhammadiyah memiliki ikatan kuat. Sekalipun demikian, keduanya seringkali dihadapkan dengan pasang surut hubungan.

"Hubungan PAN dan Muhammadiyah seringkali love-hate, cinta dan benci. Bilang benci tapi rindu," kata Dhimam.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved