Breaking News:

Tahap Pemeriksaan Fertilitas Suami-Istri, Kenali Faktor Risiko Sulit Punya Momongan

Untuk pasangan suami istri (pasutri) yang tengah menantikan momongan, pemeriksaan fertilitas merupakan tahapan penting.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
dr Ali Mahmud SpOG (K) Fer, Klinisi Morula IVF Surabaya. dr Ali merupakan kepala dokter yang menangani Dian Filianti saat melakukan proses bayi tabung. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk pasangan suami istri (pasutri) yang tengah menantikan momongan, pemeriksaan fertilitas merupakan tahapan penting.

Hal tersebut disampaikan oleh dr Ali Mahmud SpOG (K) Fer, Klinisi Morula IVF Surabaya. Menurutnya, pemeriksaan ini akan memberikan solusi efektif dan efisien dalam penantian buah hati.

"Ada kondisi pasangan dengan fertilitas normal. Artinya pasangan tersebut akan mudah memperoleh momongan secara alami. Tapi ada kondisi subfertilitas yang membuat pasangan lebih sulit mendapatkan momongan tanpa bantuan medis. Oleh karena itu pemeriksaan ini menjadi penting," jelas dr Ali Mahmud.

Lebih lanjut dr Ali Mahmud menuturkan, terkait pemeriksaan fertilitas antara suami dan istri memiliki perbedaan. Pemeriksaan yang dilakukan pada suami lebih mudah dan memakan waktu lebih singkat.

"Kalau di suami hanya memeriksa kondisi sperma. Berbeda dengan istri. Tahapannya lebih banyak dan waktu juga otomatis lebih lama," katanya.

Baca juga: Berapa Lama Pasutri Harus Waspada Soal Kehadiran Buah Hati Pasca Menikah? Ini Penjelasan Dokter

Baca juga: 3 Ulama Positif Covid-19: Ustaz Yusuf Mansur, Aa Gym, dan Syekh Ali Jaber, Ini Gejala yang Dirasakan

Untuk pemeriksaan fertilitas pada suami, lanjut dr Ali Mahmud, ada tiga komponen untama yang harus diperhatikan.

"Pertama soal jumlah sperma, kemudian gerakan sperma dan terakhir bentuk sperma," ujarnya.

Menutur dr Ali Mahmud, jumlah sperma dikatakan normal apabila memenuhi kapasitas 15juta sperma per 1ml dengan minimal 32 persen gerakan sperma.

"Untuk bentuk sperma yang dikatakan normal apabila lebih dari 4 persen. Tiga hal ini yang menjadi sorotan dalam pemeriksaan suami," urainya.

Sedangkan istri, dr Ali Mahmud mengatakan pemeriksaannya memakan waktu lebih lama dengan proses panjang.

Halaman
12
Penulis: Melia Luthfi Husnika
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved