Breaking News:

241 Orang di Pasar Besar Madiun Rapid Test Massal, Hasilnya  40 Orang Reaktif

Upaya pencegahan penularan Covid-19 terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Madiun.

TribunJatim.com/ Rahadian Bagus
Pasar Besar Madiun sepi 

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN -  Upaya pencegahan penularan Covid-19 terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun.

Ratusan warga yang sehari-hari bekerja dan beraktifitas di Pasar Besar Madiun (PBM) menjalani rapid test secara massal. 

Baca juga: Beredar Kabar Lima Pedagang Pasar Besar Madiun Meninggal Dunia, Pasar Mendadak Sepi 

Pemeriksaan rapid massal dimulai sejak Jumat (1/1/2021) hingga Sabtu (2/1) hari ini. Dari 241 orang yang dilakukan rapid pada hari pertama, 40 orang di antaranya menunjukkan hasil reaktif.

"Yang kemarin berhubung hari libur jumlah yang dirapid 241 orang, adapun yang reaktif ada 40 orang dan pagi ini kamu lakukan rapid masal lagi," kata Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi Diskominfo Kota Madiun Noor Aflah, Sabtu (2/1/2021). 

Ia mengatakan, sementara untuk hasil rapid tes massal pada Sabtu (2/1/2021), masih belum keluar dan akan dirilis pada Minggu (3/1/2021) besok.

Sedangkan, untuk 40 orang yang sudah menjalani rapid tes dan terkonfirmasi reaktif akan diminta untuk melakukan tes swab. 

Rencananya, seluruh orang yang sehari-hari beraktifitas di Pasar Besar Madiun akan dilakukan rapid tes. 

"Target semua dirapid, bisa jadi banyak yamg takut dirapid terus tidak ke pasar. Nanti setelah pasar slesai akan dilakukan tracing kembali, didatangi ke kediaman jika berdomisili di Kota Madiun," jelasnya.

Dibritakan sebelumnya, beredar kabar bahwa ada lima pedagang di Pasar Besar Madiun meninggal dunia akibat Covid-19. Informasi tersebut belum terkonfirmasi oleh dinas terkait.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Januar Adi Sagita
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved