Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

RSLKI Gelar Sharing Ilmu Tentang Plasma Darah Konvalesen

Tenaga Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II, Indrapura, (RSLKI), Kota Surabaya, menggelar "Sharing

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Febrianto Ramadani
Suasana Kegiatan Sharing Session perihal Plasma Darah Konvalesen, Minggu pagi (3/1/2020) di Tenda A (Ruang Rapat Utama dan Administrasi) RSLKI. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tenaga Program Pendampingan Keluarga Pasien Covid-19 Rumah Sakit Lapangan Kogabwilhan II, Indrapura, (RSLKI), Kota Surabaya, menggelar sesi 'Sharing Session' perihal Plasma Darah Konvalesen, Minggu pagi (3/1/2020).

Pembahasan mengenai perkembangan dan dinamika terkait Plasma Darah Konvalesen, baik mengenai pendonor, ketersediaan stock, kesiapan layanan dan berbagai hal teknis maupun support effort itu bertempat di Tenda A (Ruang Rapat Utama dan Administrasi) RSLKI.

Dengan menghadirkan, dr. Agus Hariyanto dari RS Terapung Ksatria Airlangga, Ibu Sita Pramesthi Relawan Penyintas Covid-19, Dr. Agi Herlina UTD RSUD Dr. Soetomo, Drs. Edy Sukotjo Ketua Ikatan Alumni Covid-19 RSLI, Dinkes Jatim, serta dr. Fitrianawaty UTD PMI Kota Surabaya.

Sita Pramesthi, dalam sambutannya, menyatakan, maksud dan tujuan guna melakukan sharing terhadap pelaksanaan donor plasma darah konvalesen selama ini.

"Serta untuk pemetaan masalah dan mencari titik temu dari berbagai keinginan para pihak terkait," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Tertutup, Mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin Nikahi Cucu Pendiri Ponpes Gontor

Baca juga: VIRAL Video Cewek Ramai-ramai Dibully di Lapangan, Dijambak hingga Nangis, Terdengar Cekikikan

Baca juga: Ketua DPD RI Ucapkan Doa untuk Kesembuhan Khofifah

Dilanjutkan pemaparan dari dr. Agus tentang ide-ide mendukung aktivitas para pendonor plasma darah konvalesen. Diantaranya koperasi para penyintas, pemberian tali asih untuk para pendonor.

"Supaya menjadi daya tarik bagi pendonor lainnya. Akan dicarikan program CSR agar hambatan-hambatan selama ini bisa diatasi. Kemitraan dengan instansi lain untuk support program donor plasma darah konvalesen," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Perlu juga diupayakan support, kata dr Agus, untuk penyintas terutama bidang ekonomi dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kewirausahaan maupun peningkatan kemampuan ekonomi lainnya.(Febrianto/Tribunjatim.com)

Suasana Kegiatan Sharing Session perihal Plasma Darah Konvalesen, Minggu pagi (3/1/2020) di Tenda A (Ruang Rapat Utama dan Administrasi) RSLKI.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved