Breaking News:

Tunggu Rekomendasi, Kabupaten Trenggalek Batal Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Disdikpora Kabupaten Trenggalek belum akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di awal semester genap Januari ini.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Suanasana pembelajaran di sekolah sebelum pandemi Covid-19. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Trenggalek belum akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di awal semester genap Januari ini.

Alasannya usulan PTM dari tiap-tiap satuan pendidikan baik sekolah dasar maupun menengah pertama belum masuk ke Disdikpora hingga saat ini.

Berkas usulan PTM itu menjadi salah satu syarat untuk diusulkan ke Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Trenggalek.

"Belum ada kepastian (kapan dimulainya (PTM). Menunggu perkembangan Covid-19," kata Kepala Disdikpora Kabupaten Trenggalek Totok Rudijanto kepada TribunJatim.com, Minggu (3/12/2020).

Belum adanya kepastian itu melenceng dari rencana pembukaan PTM di awal semester genap.

Awal Desember lalu, Disdikpora Trenggalek merencakan PTM berdasatkan Surat Keputusan Bersama 4 Meteri yang mengizinkan pembelajaran tatap muka tanpa mempertimbangkan zona risiko penularan corona mulai awal semester genap.

Baca juga: Rahasia Gisel Tetap Ceria Meski Tersangka Video Syur, Psikolog Bahas Soal Gangguan Kejiwaan: Tekanan

Baca juga: Mbak You Ungkap Ada Artis Wanita yang Kebal Hukum Akhirnya Dipenjara di 2021: Merasa di Atas Angin

Baca juga: Digoda Bayaran 1,4 Triliun, Khabib Nurmagomedov Tetap Ogah Ladeni McGregor

Kepala Bidang Pembinaan SMP Disdikpora Trenggalek Sunarya menambahkan, proses pengecekan kesiapan sarana-prasarana protokol kesehatan di sekolah oleh tim Satgas Covid-19 kecamatan belum rampung.

Proses itu, kata Sunarya, sudah dimulai sejak awal libur semester ganjil. Dengan demikian, pihaknya masih belum bisa berkoordinasi dengan Satgas tingkat kabupaten untuk mengambil keputusan soal PTM.

Dengan kondisi seperti ini, pihaknya memprakirakan proses PTM dapat dimulai paling cepat dua pekan setelah hari pertama masuk semester genap.

Itu pun apabila Satgas Covid-19 tingkat kabupaten memberi rekomendasi.

"Dalam benak kami, awal masuk sekolah masih harus membersihkan, menata kembali sarana-prasarana, baru kepikiran untuk PTM. Paling cepat dua minggu," kiata Sunrya kepada TribunJatim.com.

Dengan demikian, proses awal semester genap akan tetap berjalan secara dalam jaringan (daring).

Sebelumnya, Pemkab Trenggalek sebelumnya telah membuka PTM di sebagian SMP pada awal September 2020. Namun, pemkab kembali meniadakannya setelah Trenggalek masuk ke zona oranye pada akhir November.

Totok mengklaim, PTM di Trenggalek tak memunculkan klaster penularan Covid-19 baru. Meski demikian, ia mengatakan, pihaknya tidak ingin berspekulasi dalam pengambil keputusan di tengah pandemi. (fla/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved