Breaking News:

Begini Kondisi Kerusakan Jalan Raya Cerme Gresik Akibat Banjir Kali Lamong

Jalan Raya Cerme, Kabupaten Gresik rusak parah gara-gara banjir luapan Kali Lamong selama berhari-hari.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Januar Adi Sagita
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Kondisi jalanan yang rusak di Cerme, Gresik 

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Jalan Raya Cerme, Kabupaten Gresik rusak parah gara-gara banjir luapan Kali Lamong selama berhari-hari. 

Akses warga terganggu dengan kondisi jalan yang berlubang.

Jalan Raya Cerme yang menghubungkan Legundi Driyorejo, Benjeng dan Balongpanggang serta Bunder, Kebomas.

Kondisi kerusakan Jalan Raya Cerme yang paling parah terletak di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme. Hampir 500 meter jalan berlubang di sisi kanan dan kiri.

Baca juga: New Man Superhero Pemkot Surabaya Terjun ke Pasar Tradisional Sosialisasi Prokes Pakai Bahasa Madura

Kendaraan yang melintas bergantian agar tidak terperosok jalan berlubang yang tertutup genangan air banjir. 

Kondisi jalan yang berlubang tertutup genangan air, dan minimnya penerangan menyebabkan rawan terjadi kecelakaan bagi pengendara roda dua pada malam hari.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setijadi mengatakan Jalan Raya Cerme, menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Nasional (BBJN). Meski tidak punya kewenangan, Gunawan mengaku sudah bersurat kepada BBJN.

"Kami sudah melaporkan karena pemkab tidak mempunyai kewenangan untuk memperbaiki," ucapnya, Senin (4/1/2021).

Namun, belum ada tindakan atau tanda-tanda perbaikan di jalan raya tersebut. Tingginya volume kendaraan yang melintas menyebabkan kerusakan semakin parah.

Hardianto (33) warga Desa Cerme, Kecamatan Cerme, rusaknya jalan raya Cerme membuatnya menghindari berkendara di belakang kendaraan besar seperti truk.

"Ada lobang kita tidak tahu, ketutup air. Lobangnya lumayan dalam," kata dia.

Ruas Jalan Raya Cerme Gresik yang masuk kategori jalan provinsi merupakan akses utama. Sebab, jalan tersebut merupakan perlintasan kendaraan berat serta truk yang mengangkut barang. Menuju ke kawasan industri di wilayah Driyorejo serta Wringinanom Gresik.

Jika tidak ada perbaikan maka kondisi jalan bisa semakin parah.

"Minimal ditambal atau apa begitu, biar tidak semakin parah," pungkasnya. (wil)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved