Breaking News:

Gelar Rakor Perdana di 2021, Ini Pesan Bupati Banyuwangi Anas pada Kepala OPD

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (4/1/2021).

Penulis: Haorrahman
Editor: Pipin Tri Anjani
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Rakor Bupati Anas bersama Kepala OPD Banyuwangi. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Senin (4/1/2021).

Dalam rakor tersebut, Bupati Anas menekankan sejumlah poin yang perlu menjadi target utama jajarannya ke depan. 

"Terima kasih atas seluruh kinerjanya selama ini. Seluruh pengalaman di tahun kemarin akan menjadi pelajaran berharga. Ke depan kita harus menemukan cara baru lewat inovasi untuk menghadapi situasi pandemi saat ini," kata Anas. 

Anas menyebut, tahun 2021 dan beberapa tahun mendatang pasca Covid-19 sangatlah berat. Apalagi di tengah situasi yang serba tidak menentu, Banyuwangi juga masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

"Tidak ada cara lain memecahkan masalah ini selain kita semua lebih mempersolid barisan, menggali lebih banyak potensi dan yang paling penting membuat berbagai terobosan," tandas Anas.

Baca juga: Tahun 2021, Bupati Banyuwangi Anas Targetkan Pembangunan Jalan Alternatif Genteng-Gambiran Tuntas

Baca juga: Pergantian Tahun Baru, Pemkab Banyuwangi Gelar Doa Bersama Ustaz Yusuf Mansur Secara Virtual

Sejumlah poin yang Anas tekankan ke depan supaya para kepala SKPD dan camat lebih produktif. Di antaranya selain meningkatkan kembali kinerja birokrasi, saling bersinergi dan berkolaborasi, juga perlu adanya monitoring dan evaluasi rutin dan menyeluruh terhadap kinerja birokrasi. 

"Manajemen staf perlu dilakukan untuk mempercepat langkah birokrat. Di sisi lain, inovasi yang telah dilakukan harus sudah dipandang sebagai budaya kerja, sehingga perlu di-update inovasinya. PR kita juga pada Indeks Gini dan Tingkat Pengangguran Terbuka di tengah situasi semacam ini. Ini perlu dipetakan masalahnya," katanya.

Selanjutnya, kata Anas, perlu adanya peningkatan digitalisasi dan pelibatan kaum muda di sektor unggulan Banyuwangi (pertanian, perikanan, pariwisata dan UMKM). Setiap SKPD juga harus mampu menyusun analisis data informasi yang lengkap, valid dan akurat berbasis desa/dasawisma.

"Reformasi pelayanan perijinan juga dilakukan. Di level desa, perlu dilakukan optimalisasi program Smart Kampung untuk meningkatkan kapasitas pelayanan desa," tambahnya.

Hal lain yang penting dilakukan oleh semua OPD, tambah Anas, adalah segera menerapkan strategi pembangunan ekonomi pasca pandemi. Mulai dari penyelamatan ekonomi, pemulihan, hingga transformasi ekonomi.

"Pemkab sudah menyusun sejumlah strategi untuk pemulihan ekonomi. Sejumlah langkah sudah kita lakukan, namun kita tetap perlu responsif dengan perubahan yang cepat terjadi ini. Kita harus segera bisa menyesuikan dengan kebijakan yang dikeluarkan oleh pusat," kata Anas. (SURYA/Haorrahman)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved