Breaking News:

Pandemi, Trenggalek Turunkan Target PAD Sektor Pariwisata

Pemerintah Kabupaten Trenggalek menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk sektor pariwisata di tahun 2021 secara drastis.

Surya/Aflahul Abidin
Destinasi wisata di Kabupaten Trenggalek. 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek menurunkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk sektor pariwisata di tahun 2021 secara drastis.

Pandemi Covid-19 yang masih terus berlanjut menjadi salah satu penyebab penurunan target tersebut.

Kepala Disparbud Kabupaten Trenggalek Sunyoto mengatakan, tahun ini pihaknya ditargetkan menghimpun PAD senilai Rp 6,5 miliar.

Angka itu turun jauh dari target PAD tahun 2020 senilai Rp 12,5 miliar, meski kemudian dikoreksi akibat pandemi menjadi Rp 5,3 miliar.

“Penyesuaian target PAD tentu karena adanya pandemi ini,” ujar Sunyoto kepada TribunJatim.com, Rabu (6/1/2021).

Menurut Sunyoto, cukup berat mencapai target PAD itu apabila kondisi pandemi masih sama seperti saat ini.

Sepanjang 2020 saja, Disparbud Trenggalek hanya dapat menghimpun pendapatan senilai Rp 4,65 miliar.

PAD di awal tahun lalu, kata Sunyoto, pendapatan yang masuk cukup positif. Namun setelah pandemi merebak, pendapatan terus turun drastis.

Baca juga: Rotasi di Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolda Pimpin Langsung Sertijab

Baca juga: Daftar Harga Mobil Bekas Daihatsu Sirion, Mobil City Car dengan Ukuran Mungil, Termurah Rp 85 Juta

Baca juga: Nekat Buka Saat Jam Malam, Tempat Karaoke di Ponorogo Sempat Kelabui Petugas Saat Dirazia

Apalagi, pemkab sempat menutup destinasi wisata selama beberapa bulan. Termasuk juga pembatasan-pembatasan pengunjung di destinasi seperti saat ini.

“Karena mayoritas PAD kami berasal dari retribusi. Terutama retribusi tiket masuk destinasi,” katanya kepada TribunJatim.com.

Namun di sisi lain, Sunyoto optimistis target yang dipatok bisa terpenuhi apabila vaksinisasi berjalan dan berdampak pada penurunan kasus.

Jika tren kasus Covid-19 ke depan menurun, dan berdampak pembatasan-pembatasan dikurangi, ia yakin target PAD dapat tercapai.

Mulai 5 Januari 2021, Pemkab Trenggalek mulai kembali membuka 14 destinasi wisata setelah tutup sepanjang libur tahun baru.

Sunyoto mengaku datang mengecekj beberapa tempat wisata di hari pertama buka. Menurut Sunyoto, kondisi destinasi cenderung sepi saat ini.

“Masih sepi, meski ada juga pengunjung dari luar kota. Sisi baiknya, artinya orang-orang ada rasa takut karena pandemi ini,” tutur dia. (fla/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved