Breaking News:

Trafik Pemakaian Layanan Data XL Axiata Naik 15 Persen, Kenaikan Tertinggi Capai 70 Persen

Jaringan PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil melalui masa libur panjang Natal hingga Tahun Baru 2021 dengan baik tanpa berarti

habibur rohman/ surya
PT XL Axiata Tbk atau XL Axiata meluncurkan Unlimited Kuota Kecepatan Penuh, 

Video Call (via Whatsapp dan Hangouts) mengalami penurunan -14 persen dan VoIP (via Whatsapp dan Messenger) naik 11 persen.
Trafik akses ke layanan belanja online (Lazada, Shopee, Tokopedia) mengalami penurunan sebesar -22 persen, sementara trafik ke layanan travelling (Traveloka, Agoda, Tiket.com) meningkat sekitar 13 persen. Dan seperti biasanya selama masa libur Panjang, trafik ke layanan peta jalan (Google Map dan Apple Map) juga meningkat sebesar 2 persen, sementara trafik untuk akses ke layanan pembayaran digital (Dana, Ovo) mengalami penurunan 6 persen.

Bagi sebagian masyarakat, pandemi juga tak menghalangi mereka untuk melakukan perjalanan antarkota, bahkan antarprovinsi, termasuk antarpulau. Hal itu terlihat dari kenaikan trafik yang terjadi di sejumlah wilayah yang selama ini menjadi tujuan rutin perjalanan masyarakat saat libur Panjang, baik Natal dan Tahun Baru maupun Lebaran. Sebaliknya, trafik di wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar lainnya mengalami penurunan.

Selain itu, naik dan turunnya trafik berdasarkan wilayah kemungkinan juga dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah pusat dan daerah dalam membatasi pergerakan warga dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Pada masa liburan akhir tahun kali ini, trafik layanan di jaringan XL Axiata meningkat hanya di sebagian kecil provinsi, berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Itu pun kenaikannya juga tidak setinggi biasanya,” imbuh Gede kepada TribunJatim.com.

Kenaikan trafik XL Axiata secara rata-rata Jawa Timur 7 persen. Berdasarkan kota/kabupaten, kenaikan trafik tertinggi terjadi di Kabupaten Tuban sebesar 19 persen, Kabupaten Pamekasan 16 persen, dan Kabupaten Sumenep sebesar 15 persen.

Sementara itu jika dilihat berdasarkan lokasi-lokasi yang identik dengan keramaian, kenaikan trafik yang terjadi di tahun ini tidak setinggi di tahun-tahun sebelumnya. Adanya pembatasan pengunjung dan himbauan untuk tidak bepergian kemungkinan telah berdampak pada tidak terjadinya keramaian di lokasi-lokasi tersebut.

Kenaikan trafik di area bandara yang tertinggi terjadi di Bandara Juanda 23 persen. Sementara itu di Stasiun Pasar Turi, Surabaya, naik sebesar 5 persen.(Sri Handi Lestari/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved