Bawa Lutung Jawa Berakhir Diadili di PN Surabaya, Samsudin Polos: Karena Upah Saya Berangkat

Bawa empat ekor Lutung Jawa tanpa tahu satwa dilindungi. Samsudin terpaksa harus diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Terdakwa Samsudin saat jalani sidang secara daring di PN Surabaya, Kamis (7/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Samsudin polos tak tahu hewan yang dibawanya adalah satwa dilindungi.

Terpaksa, ia harus diadili di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya

Pasalnya, Samsudin tertangkap membawa empat ekor Lutung Jawa.

Samsudin mengaku hanya menjadi kurir mengantarkan hewan tersebut ke calon pembeli lewat Kapal Feri dari Surabaya menuju Madura. 

Baca juga: Pantas Sopir Chacha Sherly jadi Tersangka Kecelakaan, Penyebab Sebenarnya Dikuak Polisi, Lihat Nasib

Baca juga: Spoiler My Lecturer My Husband Episode 7, Arya Buat Inggit Deg-degan, Status Nikahnya Terbongkar?

Dia mengaku disuruh Hedi Sanjaya (DPO), serta diberi upah Rp 100 ribu setelah berhasil menjualnya. 

“Saya hanya disuruh pak, karena adanya upah saya berangkat. Nggak tau kalau hewan itu dilindungi,” kata Samsudin saat jalani sidang, Kamis (7/1/2021).

Samsudin mengaku juga tidak dibekali surat oleh Hedi. Lutung Jawa itu rencananya akan dijual oleh Samsudin seharga Rp 500 ribu per ekornya. 

“Saya janjian di pelabuhan Kamal Madura, belum sempat jual lutungnya sudah tertangkap. Nggak ada suratnya, soalnya saya belum tahu,” tandasnya.

Baca juga: Sosok Adik Angga di Ikatan Cinta, Catherina Diperankan Annisa Hasim? Pernah Main Bareng Arya Saloka

Baca juga: Model Baju Shandy Aulia di Pantai Dinyinyiri, Istri David Ogah Tanggapi Haters, Buang Energi

Dia didakwa dengan pasal 21 Ayat (2) huruf a dan c Jo Pasal 40 Ayat (2) UU. RI No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. 

Di persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Gede Willy Pramana menghadirkan saksi penangkap Heriyanto.

Diceritakan Heriyanto, saat itu sedang ada patroli rutin di Pelabuhan Penyebrangan Kapal Feri Kamal, Bangkalan,  Madura

“Operasi tersebut digelar bersama anggota BKSDA setelah mendengar adanya informasi masyarakat kalau di pelabuhan tersebut sering terjadi jual beli hewan dilindungi,” kata Heriyanto. 

Di tengah gelar operasi tersebut, ditemukan satu unit mobil sedan yang mencurigakan petugas. 

Saat itu terdakwa kebetulan sedang menunggu seorang pembeli Lutung Jawa. Karena mobil tersebut mencurigakan, akhirnya petugas melakukan penggeledahan. 

“Ketika dibuka, dalamnya ada empat ekor Lutung Jawa yang disimpan dalam kerangkeng. Saat saya tanya lutung tersebut akan dijual, tanpa adanya surat-surat,” ujar Heriyanto. 

Penulis: Syamsul Arifin

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved