Breaking News:

Hujan Deras, Tebing di Andonosari Pasuruan Longsor

Sebuah tebing yang ada di Dusun Krajan, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur longsor, (7/1/2021).

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
(Surya/Galih Lintartika)
Tebing Longsor di Andonosari di Kabupaten Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Sebuah tebing yang ada di Dusun Krajan, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur longsor, (7/1/2021).

Kejadian ini disebabkan karena curah hujan tinggi.

Intensitas hujan yang sering membuat tebing ini longsor dengan panjang kurang 30 meter dan kedalaman kurang lebih 10 meter.

Longsor ini juga mengakibatkan jalanan ikut tergerus, sebab titik lokasi terjadinya longsor adalah tebing yang di bawahnya jalan.

Jalanan ini adalah jalan vital yang sering digunakan masyarakat setempat untuk aktivitas. Artinya, jalanan ini sering dilewati masyarakat.

Baca juga: Bayi Perempuan Tanpa Lubang Anus di Sampang Meninggal Dunia Pasca Operasi

Baca juga: Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Kaget Surabaya Bakal Dilakukan PSBB, INi Rencananya

Baca juga: IDENTITAS Pengemis yang Ditemukan Mensos Risma Dicari Anies, Real atau Settingan? Wagub: Baru Dengar

Antok, Kepala Andonosari mengatakan, kejadian ini disebabkan karena hujan deras yang kerap kali mengguyur wilayahnya ini, sehingga tebingnya longsor.

"Kami berharap, ada perhatian dari Pemkab Pasuruan untuk segera menanggulangi atau memberikan solusi atas bencana alam yang terjadi ini," kata Kades kepada TribunJatim.com.

Laporan longsor ini pun langsung disikapi oleh Sugiarto, salah satu anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang juga merupakan wakil rakyat dari dapil tersebut.

Politisi dari Fraksi Partai Golkar ini pun langsung turun ke lapangan bersama BPBD Kabupaten Pasuruan, Dinas Bina Marga Kabupaten Pasuruan.

“Ini adalah langkah responsif cepat karena itu akses jalan yang sangat vital bagi kampung tersebut," kata Sugiarto, anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan tersebut.

Selain itu, kata Sugiarto, ada kekhawatiran karena longsor ini dekat dengan pemukiman penduduk yang jaraknya hanya 5 meter dari titik lokasi tanah longsor.

"Saya berharap agar segera ada pengamanan di lokasi longsor tersebut mengingat curah hujan masih tinggi. Allhamdulillah, tadi juga mendapatkan respon positif dari BPBD dan Bina Marga, insyallah segera ada solusi," pungkas dia kepada TribunJatim.com. (lih/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved