Breaking News:

KPK Geledah Ruang Kerja Wali Kota Batu, Lanjutkan Pencarian Dokumen Sebagai Pengembangan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko untuk melanjutkan pencarian dokumen sebagai pengembangan.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Polisi berjaga di depan tangga menuju lantai lima Balai Kota Among Tani Kota Batu, tempat ruang kerja Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, saat KPK masuk, Jumat (8/1/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasuki ruang kerja Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko di lantai lima Balai Kota Among Tani Kota Batu, Jumat (8/1/2021).

KPK memasuki ruang kerja Dewanti Rumpoko setelah dua hari sebelumnya menggeledah enam dinas.

Petugas dari kepolisian menjaga ketat jalur masuk ke ruang kerja orang nomor satu di Pemkot Batu tersebut.

Awak media hanya diperbolehkan melihat sampai tangga saja.

Suatu hal yang tak lazim karena selama ini lantai lima Balai Kota Among Tani bebas diakses oleh siapapun.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri ketika dikonfirmasi menerangkan, penggeledahan KPK pada Jumat ini untuk mencari dokumen. Sama halnya seperti penggeledahan yang dilakukan terhadap kantor dinas di hari sebelumnya.

Baca juga: Hasil Penggeledahan, KPK Sita dan Amankan Dokumen Perizinan Wisata di Dinas Pariwisata Kota Batu

Baca juga: Malang Raya Sepakat Jalankan PSBB, Sekolah Tetap Daring dan Ruang Publik Akan Dibatasi 50 Persen

"Sama seperti sebelumnya, agenda tetap pencarian dokumen saja sebagai pengembangan," kata Ali Fikri.

KPK tiba ke Balai Kota Among Tani Kota Batu sekitar pukul 10.00 WIB. Hingga pukul 12.30 WIB, aktivitas KPK belum selesai.

Sehari sebelumnya, KPK menggeledah tiga dinas di Balai Kota Among Tani pada Kamis (7/1/2021) pagi hingga sore.

“Pembaharuan penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017. Tim Penyidik KPK kembali melakukan penggeledahan di beberapa lokasi berbeda, yakni di Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Penanggulangan Kebakaran, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Batu,” tulis Ali Fikri dalam pesan pendek, Jumat (8/1/2021).

Baca juga: Persiapan PSBB Malang Raya, Wali Kota Batu: Tempat Pariwisata Tidak Terlalu Mengkhawatirkan

Baca juga: Musim Hujan Buat Harga Cabai di Kabupaten Malang Meroket, Banyak Petani Gagal Panen

Dari tiga dinas tersebut, KPK mengamankan berbagai dokumen. Dokumen tersebut akan dibawa untuk dianalisis oleh KPK. Di antaranya adalah dokumen perizinan usaha, catatan transaksi keuangan yang terkait dengan perkara.

“Penyidik akan melakukan penyitaan setelah melakukan analisa terhadap dokumen hasil geledah dimaksud,” papar Ali Fikri.

Sejak dua hari lalu, KPK telah memeriksa enam dinas di Balai Kota Among Tani Batu. Keenam dinas tersebut adalah Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dinas Penanggulangan Kebakaran, Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, lalu Dinas Komunikasi dan Informatika.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved