Breaking News:

Warga Segel Akses Masuk PT TPPI Tuban, Sebut Perusahaan Tak Transparan Soal Pekerja Positif Covid-19

Warga menyegel akses masuk PT TPPI Tuban, sebut perusahaan tak transparan soal pekerja yang dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Aksi unjuk rasa penutupan akses masuk PT Trans Pacific Petrochemical Indotama di Desa Remen, Kecamatan Jenu, Tuban, Jumat (8/1/2021). 

Awalnya terdapat puluhan karyawan yang dinyatakan positif setelah menjalani tes swab.

Baca juga: Kepala Diskoperindag Sebut Pengaruh Cuaca dan Panen Tak Maksimal Sebabkan Harga Cabai di Tuban Naik

Baca juga: Perawat Puskesmas Bungkal Ponorogo Meninggal Setelah Terpapar Covid-19, Awalnya Mengeluh Batuk Pilek

Para pekerja yang tidak ada gejala sudah menjalani isolasi mandiri, yang ditempatkan di mes TPPI yang ada di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Tuban

"Awalnya ada 38 orang, sekarang tinggal 9 yang positif. Untuk totalnya dengan subkon-subkon itu sekitar 60an orang," terang GM PT TPPI Tuban, Sugeng Firmanto

Dia mengatakan, setelah ditracing dan muncul kasus yang cukup banyak, pihaknya melakukan work from home (WFH) 50 persen sampai dengan hari ini. 

Pihak TPPI mengaku selama ini telah melakukan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dalam melaksanakan aktivitas, guna mencegah penyebaran virus Corona. 

Baca juga: Jasad Terkubur 20 Tahun Masih Utuh Ditemukan di Bojonegoro, Berawal dari Tak Sengaja Cangkul Makam

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi di Pasar, Satgas Covid-19 Kota Blitar Tindak 18 Pelanggar Protokol Kesehatan

Penyemprotan disinfektan juga dilakukan secara berkala di lokasi perusahaan. 

"Kita terapkan betul protokol kesehatan pencegahan Covid-19, aspirasi warga kita terima dengan dimediasi oleh pihak kepolisian," pungkasnya.

Setelah melakukan dialog, akhirnya warga membuka kembali akses pintu masuk gerbang TPPI Tuban dan membubarkan diri dengan tertib.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved