Breaking News:

Tegakkan PPKM di Surabaya, 3 Pilar Awasi Operasional Mall, Resto dan Warkop Maksimal 25% Kapasitas

Pemberlakuan PPKM di Surabaya Raya membuat kepolisian bersama TNI dan Pemerintah Daerah bergerak bersama mengawal kebijakan tersebut.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Pipin Tri Anjani
istimewa
Wakapolrestabes Surabaya AKBP Hartoyo di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (30/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA -  Pemerintah terus berupaya maksimal melakukan percepatan penanganan sebaran virus Covid-19.

Kebijakan mengenai pembatasan interaksi warga dinilai menjadi salah satu yang baik dilakukan saat ini selain tentunya sosialisasi program 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).

Seperti kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang ada di Surabaya Raya membuat kepolisian bersama TNI dan Pemerintah Daerah bergerak bersama mengawal kebijakan tersebut.

Wakapolrestabes Surabaya, AKBP Hartoyo memastikan, Kepolisian mendukung penuh langkah pemerintah untuk memutus mata rantai sebaran virus Covid-19 di Surabaya khususnya.

"Tidak ada lagi persiapan. Langsung action. Kami memastikan siap untuk kawal kebijakan pemerintah bersama pemkot dan TNI," kata Hartoyo, Minggu (10/1/2021).

Baca juga: 11 Daerah di Jatim Ini Terapkan PPKM Mulai Senin 11 Januari, Tak Hanya Surabaya dan Malang Raya

Baca juga: Candaan Terakhir Captain Afwan Buat Kaget Warga, Pilot Sriwijaya Air ini Pulang Belakangan: Ngeriung

Hartoyo menyampaikan, sasaran dalam operasi yustisi pelaksanaan PPKM nanti akan bertumpu pada beberapa sektor.

"Sasaran akan kita cek prokes di resto, mall, tempat keramaian, hotel, semua harus mematuhi aturan PPKM sesuai keputusan gubernur nomor 7/2021 yang nanti akan di tindaklanjuti dengan keputusan walikota, sementara perwali nomor 67 tahun 2020," imbuhnya.

Yang perlu digaris bawahi, petugas tidak menutup operasional pelaku usaha selama PPKM, melainkan akan membatasi jam operasionalnya berikut penerapan protokol kesehatannya.

"Mall tutup jam 19.00 WIB, kalau restoran, warung kopi sampai pukul 22.00 WIB. Itu juga dengan catatan kapasitas hanya 25% saja," imbuhnya.

Baca juga: Meski Dibatasi, Fasilitas Umum di Stadion Gajayana Malang Tetap Buka saat PPKM

Baca juga: UPDATE Jejak Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, TNI AU Temukan Tumpahan Minyak, Warna Air Laut Berubah

Terakhir, alumnus Akademi Kepolisian tahun 2000 itu mengimbau agar masyarakat Surabaya lebih peduli terhadap isu kesehatan dimulai dari diri sendiri.

"Imbauan seluruh warga kota surabaya, terutama bagi pelaku usaha agar mematuhi aturan selama PPKM untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dan pandemi ini segera dapat dikendalikan. Untuk semua warga agar selalu menerapkan prokes di setiap bidang kehidupan. Jadikan prokes sebagai suatu kebutuhan, bukan karena ada sanksi atau ada yang mengawasi," pesannya.

Penulis: Firman Rachmanudin

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved