Breaking News:

Awal Tahun 2021, ACT Kembali Mengaktivasi Layanan Antar Pangan Gratis

Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mengaktivasi layanan antar pangan gratis Humanity Careline (HCL), Selasa pagi (12/1/2021).

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Febrianto Ramadani
Sejumlah bantuan pangan dari layanan antar pangan gratis dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) akan didistribusikan lewat Humanity Rice Truck dan Humanity Food Truck secara berkesinambungan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mengaktivasi layanan antar pangan gratis Humanity Careline (HCL), Selasa pagi (12/1/2021) dengan tema Semakin Luas Membantu, Semakin Banyak Bahagia.

Ibnu Khajar, Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) menyampaikan, kondisi masyarakat saat ini masih sangat menyedihkan karena pandemi, khususnya pada gelombang lanjutan ini. 

"Kami aktivasi kembali Operasi Pangan Gratis dan Humanity Care Line sebagai sebuah solusi. Sebuah program untuk merespon dan melayani masyarakat Indonesia khususnya kebutuhan pangan yang merupakan kebutuhan utama manusia," ungkap Ibnu. 

Humanity Care Line menjadi salah satu program andalan ACT sebagai turunan Operasi Pangan Gratis.

Dalam proses pengiriman bantuan, ACT melibatkan ojek daring sebagai kurir paket pangan.

Baca juga: Kasus Lain Pesawat Sriwijaya Air Sehari Sebelum Tragedi SJ182, 4 Kali Mutar, Tragedi Lainnya Selamat

Baca juga: Jalan Raya Manyar Gresik Rusak Parah, Pengendara Motor Sering Terjatuh

Selain untuk menghindari kerumunan, jangkauan bantuan pangan akan semakin meluas karena paket langsung diantarkan oleh kurir ojek daring ke rumah penerima manfaat.

Selain itu, lanjut Ibnu, sistem HCL juga terus dikembangkan sehingga mampu melayani panggilan masyarakat selama 24 jam.

Dalam kesempatan yang sama, Ibnu juga menambahkan, program Operasi Pangan Gratis akan aktif di 61 cabang ACT secara serentak. 

"Peluncuran kembali Humanity Care Line meneguhkan bahwa sejatinya permasalahan kelaparan, dan kemiskinan adalah masalah yang belum selesai," imbuhnya.

Sejak diluncurkannya di awal tahun 2020, program tersebut telah melayani lebih dari 1,6 juta jiwa dengan 257 ribu KK yang tersebar di 13 kota/kabupaten, dengan melibatkan lebih dari 50.000 ojek daring. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved