Breaking News:

Blusukan ke Kampung Eks Gepeng, Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pasuruan Dicurhati Hal Ini

Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pasuruan, Sugiarto dan Yuni Kusuma Winahyu mengunjungi kampung eks Gelandang & Pengamen (Gepeng) di Desa Prodo,

(Surya/Galih Lintartika)
Sugiarto (kiri) bersama Yuni (kanan) saat melihat langsung salah satu masyarakat (tengah) atau penghuni di kampung eks gepeng yang sedang praktek membuat keset dari bahan kain bekas. 

Maka dari itu, ia mengaku bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada teman - teman dewan yang mau menyempatkan hadir dan mendengarkan apa yang dibutuhkan di sini.

"Misalnya, ada perusahaan yang punya produk apa, dan sedang membutuhkan tenaga kerja. Setelah itu, diberikan ke sini, dikerjakan di kampung ini, dan teman - teman bisa mendapatkan gaji. Itu lebih efektif," sambung dia kepada TribunJatim.com.

Ia menguraikan, itu lebih baik, daripada hanya diberi bantuan modal berupa uang, tapi tidak bisa dimanfaatkan karena tidak ada pendampingan. Dan akhirnya modal habis, tidak bisa pemberdayaan.

"Tadi sempat diupayakan untuk memberikan mesin pemecah bambu, jadi bisa mrmanfaatkan sumber daya alam, dikelola dan bisa dibuat tusuk sate atau lainnya. Itu saya sepakat," jelas dia.

Cak Nur berharap, bantuan berupa program konkret itu bisa segera direalisasikan. Tujuannya, agar teman - teman di sini mendapatkan peluang pekerjaan yang orientasinya adalah mendapatkan uang untuk hidup.

"Yang sudah berjalan, pemberdayaan ibu - ibu di sini untuk membuat keset dari bahan kain bekas. Nanti hasilnya dikirimkan ke Bumdes dan dijual. Tapi, semisal ada lagi, lebih baik," ujar dia.

Sekadar diketahui, ini adalah kampung eks gepeng yang terbilang cukup baik diantara kampung eks gepeng di daerah lainnya meski dalam program yang sama, yakni dari Kemensos RI.

Di kampung ini, ada sekitar 216 jiwa. Mereka sudah menjadi penduduk Kabupaten Pasuruan, meskipun mereka berasal dari beberapa kota dan kabupaten lainnya, seperti Surabaya, Bondowoso, Nganjuk, Malang, dan lainnya.

"Kami perlu dukungan dan support agar teman - teman tetap berjalan dan bertahan di sini. Kami juga perlu pendampingan agar kami tidak merasa terkucilkan atau sendirian," urainya.

Yuni, anggota Fraksi Golkar mengaku siap membantu dan meminta teman - teman di kampung ini untuk terus komunikasi dan koordinasi terutama untuk program pemberdayaan ekonomi.

Halaman
123
Penulis: Galih Lintartika
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved